Medan (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan sebanyak 1.350 ton jagung melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada peternak ayam guna menjaga ketersediaan pasokan pakan.
"Penyaluran ke peternak ayam tersebut sebanyak 1.350 ton atau 66,23 persen dari total pagu 2.309 ton," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Minggu.
Budi mengatakan penyaluran jagung SPHP tersebut ditujukan kepada peternak ayam petelur skala kecil hingga menengah yang berada di Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Langkat dan Kota Binjai.
Lebih lanjut dikatakannya, penyaluran itu juga diperluas menyusul permintaan dari dinas peternakan setempat untuk menambah alokasi bagi peternak, di antaranya di Pulau Nias, Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Serdang Bedagai.
"Selain penambahan kepada peternak ayam petelur, kami juga menyalurkan untuk peternak babi di Pematangsiantar dan Nias. Tapi saat ini peternak babi tersebut belum membeli jagung meskipun skalanya sekitar 60 ton," ucapnya.
Karena itu, pihaknya mengimbau kepada peternak yang stok pakan telah habis agar segera mengambil jagung SPHP yang tersedia di Gudang Bulog dengan harga Rp5.000 per kilogram.
Di sisi lain, untuk memperkuat stok jagung, Bulog Sumut masih melakukan penyerapan di sejumlah daerah, seperti Kabupaten Dairi, Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Karo.
"Saat ini total pengadaan jagung pipil di 5.865 ton. Dipastikan stok bertambah karena sebagian daerah masih dilakukan penyerapan jagung," kata dia.
Pihaknya terus mengoptimalkan penyerapan, Bulog Sumut juga melakukan sosialisasi serta memperkuat kerja sama dengan gabungan kelompok tani (gapoktan), Polri dan pemerintah setempat.
Bulog menetapkan harga pembelian jagung sebesar Rp5.500 per kilogram di tingkat petani untuk pengadaan dalam negeri dengan kadar air 18-20 persen dan kandungan aflatoksin maksimal 50 ppb (bagian per miliar).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bulog Sumut salurkan 1.350 ton jagung SPHP ke peternak jaga pasokan
Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.