Wamena (ANTARA) - Kantor Cabang Perum Bulog Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan memastikan 60 Rumah Pangan Kita atau RPK beroperasi di daerah setempat guna memberikan akses pangan rumah dan terjangkau bagi masyarakat.

Kepala Kantor Cabang Perum Bulog Wamena Dedi Rahman di Wamena, Minggu mengatakan saat ini RPK yang beroperasi di wilayah Jayawijaya kurang lebih 60 tersebar di 40 distrik di daerah setempat.

“Kami saat ini membawahi sekitar 60 RPK di Wamena, sebagai mitra dalam mendukung penyaluran atau pendistribusian produk-produk Bulog kepada masyarakat di Jayawijaya,” katanya.

Menurut dia, untuk mendistribusikan produk Perum Bulog seperti beras stabilisasi pasokan harga pangan (SPHP) maka perlu mendaftar sesuai ketentuan menjadi mitra yakni RPK.

“Masyarakat bisa menjual produk Bulog diantaranya beras SPHP, terlebih dahulu mengurus dokumen menjadi RPK atau mitra Bulog. Kami bersyukur dengan adanya RPK sangat membantu penyaluran beras SPHP kepada masyarakat di Jayawijaya,” ujarnya.

Baca juga: Bulog Sorong salurkan 5.000 kg beras SPHP setiap hari ke 190 mitra

Baca juga: Bapanas pastikan harga beras SPHP dan Minyakita di Nabire sesuai HET

Dia menjelaskan RPK adalah outlet penjualan pangan pokok yang dibina langsung oleh Perum Bulog untuk menyediakan bahan kebutuhan pokok berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

“Program kemitraan ini berfungsi sebagai jaringan distribusi langsung yang memotong rantai pasokan demi menstabilkan harga pangan nasional,” katanya.

Dia menambahkan harga eceran tertinggi (HET) untuk beras SPHP di wilayah Indonesia bagian timur Maluku dan Papua sebesar Rp13.500 per kilogram.

“Kami dapat sampaikan bahwa beras SPHP yang dibeli oleh mitra atau RPK dari Bulog sebesar Rp11.600 per kilogram dan mereka menjual kepada masyarakat di Jayawijaya sesuai harga HET Rp13.500 per kilogram, tidak boleh lebih dari harga tersebut,” ujarnya.

Baca juga: Bulog perkuat distribusi beras SPHP ke 42 kab/kota di Papua Raya

Baca juga: Bulog perkuat distribusi beras SPHP ke wilayah sulit terjangkau Papua

Pewarta: Yudhi Efendi
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.