Bulog miliki stok 8.000 ton beras untuk kebutuhan OKU Raya hingga akhir 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026 19:19 WIB
Kepala Perum Bulog OKU Junirman. ANTARA/Edo Purmana
Baturaja (ANTARA) - Perum Bulog Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan memiliki stok beras sebanyak 8.000 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di OKU Raya hingga akhir tahun 2026.
Kepala Bulog OKU Junirman saat dihubungi dari Palembang, Sabtu mengatakan bahwa OKU Raya tersebut meliputi tiga kabupaten yaitu OKU, OKU Timur dan OKU Selatan.
Dia mengatakan, saat ini pihaknya memiliki persediaan beras sebanyak 8.000 ton yang tersimpan di gudang Bulog untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tiga kabupaten tersebut.
"Persediaan yang ada ini dinilai mencukupi hingga akhir tahun nanti, mengingat kebutuhan beras di OKU Raya hanya sekitar 1.000 ton per bulan," katanya.
Menurutnya, stok yang tersedia ini merupakan hasil penyerapan beras pengadaan dalam negeri dari petani di OKU Raya yang melaksanakan panen raya sejak awal tahun 2026.
Terutama Kabupaten OKU Timur sebagai daerah lumbung pangan dengan hasil panen padi berlimpah meskipun musim kemarau panjang melanda.
Dia menjelaskan, serapan untuk pengadaan beras dalam negeri dilakukan secara masif melalui jaringan Bulog di berbagai wilayah sentra produksi seperti OKU Timur dengan melibatkan petani, kelompok tani, mitra penggilingan, serta berbagai pemangku kepentingan terkait lainnya.
Dalam pelaksanaan pengadaan tahun 2026, Bulog terus mengoptimalkan seluruh instrumen mulai dari penguatan jaringan pembelian di tingkat produksi, peningkatan kesiapan sarana penyimpanan dan pergudangan, hingga percepatan penyerapan pada momentum panen.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hasil panen petani dapat terserap secara optimal sekaligus memperkuat stok pangan yang dikelola pemerintah.
Pewarta: Edo Purmana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026