Bagikan:
JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional atau BRIN menyiapkan produk riset energi berbasis Absorbed Natural Gas atau ANG sebagai salah satu inovasi yang akan dipamerkan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Kamis, 6 Agustus.
Kepala BRIN Arif Satria mengatakan ANG menjadi salah satu produk potensial yang belum masuk pasar, tetapi dinilai memiliki prospek besar untuk mendukung perubahan energi di Indonesia.
“Produk-produk untuk ANG atau Absorbed Natural Gas itu bisa menjadi salah satu poin untuk revolusi energi di Indonesia,” kata Arif di Kompleks Istana Kepresidenan.
ANG adalah teknologi penyimpanan gas alam dengan tekanan lebih rendah dibandingkan sistem gas bertekanan tinggi. Menurut Arif, teknologi ini bisa menjadi alternatif untuk mengurangi penggunaan LPG.
Ia mengatakan ANG dapat digunakan dengan tekanan kurang dari 30 bar. Jika berjalan, teknologi tersebut bisa menjadi pengganti LPG dan membantu penghematan gas serta devisa.
“Kita bisa memberikan solusi untuk menghemat gas, untuk bisa menghemat devisa. Karena kalau ANG tadi bisa digunakan dengan tekanan kurang dari 30 bar, maka itu bisa menjadi pengganti LPG,” ujar Arif.
Arif menyebut inovasi energi itu menjadi salah satu andalan BRIN yang akan disampaikan kepada Presiden. Namun, ia belum menjelaskan lebih rinci skema produksi, waktu komersialisasi, atau kebutuhan investasi untuk membawa teknologi itu ke pasar.
Selain energi, BRIN juga membawa produk riset lain dari sekitar 12 klaster inovasi. Jumlah produk yang sudah dikurasi mencapai lebih dari 150, bahkan bisa mendekati 200 produk.
BACA JUGA:
Klaster yang dibawa mencakup pangan, energi, kampung nelayan, Makan Bergizi Gratis atau MBG, antariksa, penerbangan, nuklir, logam tanah jarang, perumahan, transportasi, dan kesehatan.
Arif mengatakan Presiden Prabowo selama ini kerap menekankan pentingnya penguasaan teknologi bagi bangsa.
“Kami sangat mengingat pesan dari Bapak Presiden bahwa penguasaan teknologi itu adalah martabat bangsa,” kata Arif.
Menurut Arif, pesan itu membuat BRIN semakin terdorong menghasilkan inovasi yang bisa dipakai untuk kebutuhan ekonomi dan masyarakat.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+