Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Brigade Infanteri (Brigif) 2 Marinir mengasah kemampuan dan profesionalisme para perwira melalui Lomba Menembak Pistol di Lapangan Tembak Pistol Bhumi Marinir Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur.
Komandan Brigif 2 Marinir, Kolonel Marinir Eko Budi Prasetyo Adi Saputro, dalam keterangan diterima di Sidoarjo, Kamis, menyatakan lomba tersebut diikuti para perwira staf, komandan satuan pelaksana, dan seluruh perwira jajaran Brigif 2 Marinir pada Kamis (17/9).
"Menembak pistol selain bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan perwira dalam bidang menembak, juga untuk mewujudkan kekompakan, kebersamaan, memupuk jiwa korsa, menjalin soliditas, serta sebagai ajang silaturahmi," kata Eko.
Ia menjelaskan, para peserta mengikuti perlombaan dengan metode slow fire dan rapid fire sebagai bagian dari pembinaan kemampuan personel sekaligus pemeliharaan keterampilan menembak pistol secara rutin.
Eko menyebut kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan, jiwa korsa, dan soliditas para perwira melalui interaksi dalam kegiatan bersama di lingkungan Brigif 2 Marinir.
Dirinya mengatakan keterampilan menembak merupakan salah satu kemampuan yang perlu dipelihara melalui latihan secara rutin untuk mendukung kesiapan perwira dalam melaksanakan tugas secara profesional.
Eko menjelaskan dalam perlombaan tersebut, Yonif 1 Marinir menjadi juara umum, disusul Yonif 15 Marinir sebagai juara kedua dan Kompi Markas Brigif 2 Marinir sebagai juara ketiga.
Sementara pada kategori perorangan, Eko menambahkan, Komandan Batalyon Infanteri 1 Marinir Letkol Marinir Andy Sinaga menjadi yang terbaik, disusul Letda Marinir Mayong Awang Edrik Putra, sebagai terbaik kedua dan Komandan Batalyon Infanteri 15 Marinir Letkol Marinir Alamsyah, sebagai terbaik ketiga.
"Melalui lomba ini diharapkan para perwira Brigif 2 Marinir semakin terasah kemampuan menembaknya dan dapat mempertahankan profesionalisme dalam melaksanakan tugas," kata Eko.
Pewarta: Fahmi Alfian
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.