Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan jumlah kunjungan wisatawan nusantara ke Kepulauan Babel selama Januari hingga Juni 2026 sebanyak 2,41 juta orang atau meningkat 6,81 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 2,26 juta orang.

"Alhamdulillah, perkembangan jumlah perjalanan wisnus tujuan Babel menunjukkan kondisi yang lebih baik sehingga dapat mendorong perekonomian masyarakat di daerah ini," kata Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel, Sugeng Arianto di Pangkalpinang, Selasa.

Ia mengatakan wisatawan nusantara yang berkunjung di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Juni 2026 didominasi tujuan utama perjalanan ke Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka dan Bangka Tengah dengan proporsi sekitar 67,29 persen dari total perjalanan wisnus ke daerah ini.

"Kita optimis kunjungan wisatawan nusantara ke daerah ini akan terus meningkat, karena keindahan alam dan kebudayaan masyarakat daerah ini yang unik dan menarik untuk dikunjungi wisatawan," katanya.

Ia menyatakan jumlah wisatawan yang menginap di hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Juni 2026 sebanyak 72.785 orang atau mengalami kenaikan sebesar 10,55 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

"Jumlah wisatawan domestik pada Juni tahun ini sebanyak 71.874 orang, atau naik 10,96 persen dari bulan sebelumnya 64.774 orang. Sementara itu, wisatawan asing 911 orang atau turun 14,38 persen dari bulan sebelumnya 1.064 orang," katanya.

Ia menambahkan jumlah wisatawan nusantara lebih mendominasi datang ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dibandingkan tamu asing. Dari total 72.785 orang wisatawan, sebanyak 98,75 persen atau 71.874 orang adalah wisatawan domestik.

"Jika dibandingkan bulan sebelumnya, jumlah wisatawan di Kabupaten Belitung Timur mengalami kenaikan 30,14 persen atau sebanyak 2.293 orang, Bangka Barat naik 26,46 persen, Bangka Tengah naik 19,92 persen, Bangka Selatan naik 15,38 persen, Kota Pangkalpinang naik 14,40 persen, Bangka naik 8,56 persen dan Kabupaten Belitung naik 1,12 persen," katanya.

Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.