Padang (ANTARA) - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan peserta tidak hanya melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, tetapi juga melalui pemberdayaan ekonomi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Program PEKA (Peningkatan Kesejahteraan Peserta dan Keluarga) yang bertajuk “Bangkit dan Berdaya: Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Melalui Digital Marketing” yang diselenggarakan di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang, Kamis (30/7).
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang, Afrialdi, mengatakan kehilangan pencari nafkah maupun memasuki masa pensiun, merupakan dua fase kehidupan yang sama-sama membawa tantangan terhadap keberlangsungan ekonomi keluarga.
Begitu pula bagi peserta yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), kemampuan untuk bangkit dan kembali produktif menjadi hal yang sangat penting.
"Pada fase inilah para pekerja dan keluarganya membutuhkan lebih dari sekadar perlindungan, tetapi juga bekal untuk kembali produktif dan mandiri," katanya.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, lanjutnya, BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA) sebagai wujud perlindungan yang tidak berhenti pada saat manfaat dibayarkan, tetapi berlanjut melalui penguatan kapasitas dan kemandirian ekonomi bagi peserta maupun keluarga yang ditinggalkan.
Kegiatan ini diikuti oleh peserta penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan, beserta anggota keluarganya yang memiliki atau ingin mengembangkan usaha.
"Melalui pelatihan digital marketing, peserta dibekali berbagai materi mengenai strategi pemasaran digital, pemanfaatan media sosial, hingga pengembangan usaha agar mampu meningkatkan daya saing di era digital," jelasnya.
Ia menambahkan Program PEKA merupakan salah satu bentuk kepedulian BPJS Ketenagakerjaan, dalam mendukung peningkatan kesejahteraan peserta secara berkelanjutan.
“BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya hadir ketika peserta menghadapi risiko kerja, tetapi juga berupaya memberikan nilai tambah melalui berbagai program pemberdayaan," lanjutnya.
Melalui Program PEKA, BPJS Ketenagakerjaan membekali peserta dan keluarganya dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan pada akhirnya mewujudkan kemandirian ekonomi keluarga.
Ia menjelaskan meski secara aturan kewajiban BPJS Ketenagakerjaan hanya membayarkan manfaat, namun BPJS Ketenagakerjaan merasa memiliki tanggung jawab untuk memastikan peserta dan keluarganya dapat terus meningkatkan kesejahteraannya.
“Secara regulasi tugas BPJS Ketenagakerjaan selesai pada saat memberikan santunan. Namun kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan peserta, bahkan keluarganya, dapat melanjutkan hidup dengan lebih sejahtera,” sebutnya.
Pada kesempatan tersebut, Afrialdi juga mengapresiasi dukungan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang, yang telah memfasilitasi penyelenggaraan Program PEKA .
Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa perlindungan dan pemberdayaan pekerja beserta keluarganya merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi berbagai pihak.
Sementara itu, Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang, Arnov Tri Hartanto, menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan atas kepercayaan yang diberikan kepada BPVP Padang sebagai mitra penyelenggara pelatihan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang telah mempercayakan BPVP Padang sebagai mitra dalam pelaksanaan Program PEKA. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk memberikan pelatihan yang berkualitas, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang digital marketing," katanya.
Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi dapat langsung diterapkan untuk mengembangkan usaha sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga.
Salah seorang peserta pelatihan, Siti mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Menurutnya, materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan memberikan wawasan baru untuk mendukung pengembangan usaha yang dijalankannya.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat dan menambah pengetahuan kami dalam mengembangkan usaha. Semoga pelatihan seperti ini dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak peserta yang merasakan manfaatnya," katanya.
Melalui Program PEKA, BPJS Ketenagakerjaan berharap para peserta tidak hanya memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, tetapi juga memiliki kemampuan dan daya saing yang lebih baik dalam mengembangkan usaha. Dengan demikian, kesejahteraan peserta dan keluarganya dapat terus meningkat secara berkelanjutan, sejalan dengan upaya menciptakan pekerja Indonesia yang lebih produktif, mandiri, dan sejahtera.