BPBD Temanggung menyalurkan 239 tangki air bersih ke daerah kekeringan

Selasa, 6 Oktober 2026 16:09 WIB

Image Print

Warga di daerah kekeringan di Kabupaten Temanggung mendapat bantuan air bersih dari BPBD Kabupaten Temanggung. ANTARA/Heru Suyitno

Temanggung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, terus melakukan penyaluran air bersih sebanyak 239 tangki ke 35 desa yang terdampak kekeringan pada musim kemarau ini.

"Hingga saat ini total sebanyak 239 tangki air bersih telah didistribusikan kepada masyarakat di daerah yang mengalami kekeringan," kata Ketua Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Totok Nursetyanto di Temanggung, Selasa.

Ia menyebutkan ada sembilan wilayah di Kabupaten Temanggung yang terdampak kekeringan pada musim kemarau tahun ini, antara lain Kecamatan Selopampang, Pringsurat, Tlogomulyo, Jumo, Kedu, Kranggan, dan Kaloran.

Ia menuturkan distribusi air bersih dilakukan berdasarkan permintaan resmi dari desa. Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih diminta menyampaikan permohonan melalui pemerintah desa.

"Prinsipnya, sejak awal kami sudah menyampaikan, siapapun yang membutuhkan silakan menyampaikan melalui surat dari desa. Surat tersebut harus ditandatangani kepala desa, tidak boleh oleh pihak lain," katanya.

Menurut dia, kebijakan tersebut diterapkan agar penyaluran bantuan benar-benar berdasarkan kebutuhan dan dapat dipertanggungjawabkan. Setelah menerima surat permohonan, BPBD akan melakukan asesmen untuk memastikan kondisi sumber air di wilayah tersebut.

"Kalau memang membutuhkan, kami cek sumber airnya. Kalau sumbernya tidak ada atau debitnya sudah tidak mencukupi, kami bergerak melakukan droping air bersih," katanya.

Ia menyampaikan hujan yang turun dalam dua hari terakhir belum memberikan dampak signifikan terhadap ketersediaan air bersih. Bahkan kondisi hujan di sejumlah wilayah belum serta-merta mampu mengembalikan debit sumber mata air.

Menurutnya, kondisi kekeringan terjadi secara merata di sejumlah wilayah. Bantuan air bersih difokuskan kepada masyarakat yang benar-benar tidak memiliki akses terhadap air untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Totok memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama masih terdapat masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan dasar. Pemerintah desa juga diminta segera mengajukan permohonan secara resmi apabila kondisi di wilayahnya sudah membutuhkan bantuan air bersih.

Baca juga: Temanggung tetap komitmen bangun SR di Karanggedong

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.