Peralatan kita miliki BPBD HSS dapat digunakan sesuai kondisi medan dan kebutuhan penanganan,

Kandangan (ANTARA) - Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Hulu Sungai Selatan (HSS), Ika Aguspiannor Hidayatullah menyampaikan sarana prasarana(sapras) bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD) salah satunya akan digunakan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lokasi yang sulit di jangkau.

"Untuk mendukung penanganan di lokasi yang sulit dijangkau tersebut, kita di BPBD HSS telah menerima bantuan sarpras karhutla BNPB yang hari ini diserahkan Bupati HSS, H. Syafrudin Noor," kata Ika dalam keterangan, di Kandangan, Rabu.

Diterangkan Ika, saat ini pihaknya mencatat hingga Rabu (12/8) ada seluas 92.70 hektare lahan terbakar dari 36 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang sudah terjadi di sejumlah wilayah HSS.

"Oleh sebab itu beberapa karhutla tidak bisa dipadamkan sepenuhnya, hanya sebagian lahan yang terbakar yang telah berhasil dipadamkan," ucap Ika.

Dijelaskan Ika, bantuan sapras dari BPBD antara lain satu unit pompa 6HP selang panjang, tiga roll selang, tiga unit pompa jinjing 2HP, tiga unit water tank portable 5000 liter.

Kemudian, satu unit tenda pengungsi, 20 unit APD karhutla, satu unit alat bantu pernapasan, serta kendaraan operasional sebanyak dua unit motor trail.

Menurut Ika, sejumlah sarpras tersebut akan langsung digunakan untuk mendukung kebutuhan petugas di lapangan.

"Dari dua unit trail ini, satu unit akan digunakan tim Pusdalops berpatroli memantau lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi karhutla, unit yang satunya untuk penanganan karhutla," ungkap Ika.

Pompa jinjing dapat dibawa mendekati area yang terbakar, sedangkan pompa 6 HP dan selang panjang membantu memperluas jangkauan aliran air saat pemadaman. Tambahan selang juga dapat digunakan ketika titik api berada cukup jauh, dari posisi sumber air atau pompa.

Sementara dua unit water tank berkapasitas 5.000 liter akan ditempatkan di wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan. Menjadi tempat penampungan air, water tank digunakan sebagai titik transit atau estafet air untuk pemadaman karhutla.

Selain itu, ada alat bantu pernapasan digunakan membantu petugas saat melakukan pemadaman di kawasan dengan kondisi asap tebal, sedangkan APD Karhutla menunjang perlindungan petugas selama melakukan penanganan di lapangan.

"Dengan tambahan sarpras ini, maka peralatan kita miliki BPBD HSS dapat digunakan sesuai kondisi medan dan kebutuhan penanganan, khususnya saat petugas harus melakukan pemadaman di lokasi yang sulit dijangkau," tambahnya.

Pewarta: Fathurrahman
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.