BPBD Natuna imbau warga kurangi aktivitas di luar ruangan akibat kualitas udara

Jumat, 21 Agustus 2026 16:24 WIB

Image Print

Gunung Ranai di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau ditutup kabut asap pada Jumat (21/8/2026) ANTARA/Muhamad Nurman

Natuna (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar ruangan, menyusul turunnya kualitas udara akibat kabut asap.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Natuna Raja Darmika dikonfirmasi dari Natuna, Jumat, mengatakan saat ini ibukota kabupaten Natuna di selimuti kabut asap.

Kondisi tersebut diduga dipengaruhi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah setempat.

"Untuk kondisi kualitas udara berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan sudah masuk kategori waspada. Masyarakat kami imbau menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan," katanya.

Menurut dia, koordinasi diperlukan untuk menyatukan persepsi dan memperkuat kesiapan antarinstansi dalam melakukan penanganan apabila terjadi kondisi yang membutuhkan tindakan bersama.

"BPBD terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk menangani dampak kabut asap, termasuk bersama Dinas Kesehatan dalam upaya pembagian masker kepada masyarakat," katanya.

Ia menjelaskan, Natuna sejak pekan pertama Agustus telah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hal ini dikarenakan daerah perbatasan itu mengalami kemarau akibat jarang mengalami hujan. Kemarau telah menyebabkan vegetasi di wilayah itu mengering, sehingga rawan terjadi kebakaran.

Pewarta : Muhamad Nurman
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.