hari ini hkondisi Riau nol karhutla. Tidak ada kebakaran aktif yang sedang kita tangani. Namun seluruh personel tetap siaga dan pemantauan terus dilakukan karena kondisi di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu
Pekanbaru (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau mencatat di daerah itu tidak terdapat lagi kebakaran hutan dan lahan aktif yang sedang ditangani atau nol karhutla setelah dalam beberapa pekan terakhir tim gabungan berjibaku melakukan pemadaman.
Kepala Pelaksana BPBD Riau Edy Afrizal mengatakan karhutla di Riau saat ini terkendali. Meski tidak ada kebakaran aktif, seluruh unsur tetap mempertahankan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi munculnya kembali api.
“Alhamdulillah, hari ini hkondisi Riau nol karhutla. Tidak ada kebakaran aktif yang sedang kita tangani. Namun seluruh personel tetap siaga dan pemantauan terus dilakukan karena kondisi di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu,” kata Edy di Pekanbaru, Minggu.
Menurut dia, situasi karhutla yang semakin terkendali merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur yang selama ini berada di lapangan. Pemadaman, pendinginan hingga patroli dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan lokasi yang sebelumnya terbakar tidak kembali mengeluarkan api.
Baca juga: BPBD: 159 desa dan kelurahan di Riau berpotensi rawan karhutla
Baca juga: Musim kemarau, 11 pemda di Riau tetapkan status siaga darurat karhutla
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan kondisi nol karhutla tidak membuat jajaran mengendurkan langkah pencegahan. Patroli dan pengawasan tetap dilakukan, terutama di wilayah rawan serta kawasan gambut.
“Nol karhutla hari ini harus kita pertahankan. Personel tetap bergerak melakukan patroli dan pencegahan. Jangan sampai ketika situasi sudah terkendali, kewaspadaan justru menurun dan api kembali muncul,” kata Akmadi.
Polda Riau, lanjutnya, juga terus mengedepankan langkah preventif melalui sosialisasi kepada masyarakat serta pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Masyarakat kembali diingatkan untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran.
“Kolaborasi pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha dan masyarakat tetap menjadi kunci agar kebakaran tidak kembali terjadi,” ujar Akmadi.
Baca juga: Manggala Agni menginap empat hari padamkan karhutla di Bengkalis Riau
Baca juga: Tim gabungan masih berjibaku padamkan karhutla di lima daerah di Riau
Pewarta: Bayu Agustari Adha
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.