BP BUMN bidik MotoGP perkuat Mandalika sebagai destinasi sport tourism
Kamis, 8 Oktober 2026 12:55 WIB
Sejumlah wisatawan berjemur di pinggiran pantai Kuta Beach Park The Mandalika, Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB, Jumat (4/9/2026). InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mencatat realisasi jumlah pengunjung sepanjang enam bulan pertama tahun 2026 atau Semester I 2026 ke kawasan pariwisata Mandalika mencapai 685.844 orang pengunjung dengan rata-rata okupansi hotel di Kawasan Mandalika tercatat naik dari 44,94 persen pada Semester I 2025 menjadi 50,95 persen pada Semester I 2026. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/YU
Jakarta (ANTARA) - Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria membidik penyelenggaraan MotoGP Grand Prix of Indonesia memperkuat posisi Mandalika, Nusa Tenggara Barat, sebagai destinasi wisata olahraga atau sport tourism.
โKami juga melihat, setelah lima tahun, MotoGP mempengaruhi turisme kita, industri di Mandalika. Banyak orang datang,โ ujar Dony dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Kamis.
Antusiasme masyarakat terhadap gelaran MotoGP Grand Prix of Indonesia 2026 terus meningkat. Penjualan tiket MotoGP Mandalika 2026 telah mencapai sekitar 90 persen menjelang pelaksanaan balapan di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 9โ11 Oktober 2026.
BP BUMN dan Danantara bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Dorna, serta InJourney terus memperkuat sinergi menjelang penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.
Tingginya penjualan tiket juga sejalan dengan pandangan Dorna yang melihat Indonesia sebagai salah satu pasar terbesar MotoGP di kawasan, didukung populasi besar dan basis penggemar MotoGP yang kuat.
Selaras dengan pandangan tersebut, Dony mengatakan penyelenggaraan MotoGP selama lima tahun terakhir telah memberikan dampak terhadap perkembangan pariwisata dan industri di Mandalika. Kehadiran ajang olahraga internasional tersebut mendorong semakin banyak wisatawan datang ke kawasan tersebut.
Perkembangan tersebut turut terlihat dari perubahan aktivitas dan ekosistem di Mandalika. Menurut Dony, kawasan tersebut kini didukung semakin banyak restoran, hotel, serta konektivitas penerbangan internasional.
โKita melihat hasilnya, trafik di Mandalika dalam lima tahun terakhir telah berubah. Ada banyak restoran, hotel, dan juga penerbangan internasional,โ ujar Dony.
Dengan semakin tingginya minat penonton dan berkembangnya ekosistem pariwisata di sekitarnya, MotoGP Mandalika diharapkan tidak hanya menjadi ajang balap internasional, tetapi juga terus memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia sekaligus penggerak ekonomi di Nusa Tenggara Barat.
Baca juga: Fermin Aldeguer nilai regulasi baru 2027 bakal jadi kesempatan baik
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BP BUMN bidik MotoGP perkuat Mandalika sebagai destinasi sport tourism
Pewarta : Putu Indah Savitri
Editor:
Wening Caya Ing Tyas
COPYRIGHT ยฉ ANTARA 2026