Jakarta -

Suka bingung apakah retinol boleh dicampur niacinamide dan vitamin C? Mari pahami di sini agar kulit tetap aman saat memakai skincare.

Retinol, niacinamide, dan vitamin C termasuk tiga bahan aktif (active ingredients) yang paling populer dalam dunia skincare. Ketiganya dikenal memiliki manfaat berbeda, mulai dari membantu mencerahkan kulit, mengatasi jerawat, hingga menyamarkan tanda-tanda penuaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak heran bila banyak orang bertanya-tanya apakah ketiganya boleh digunakan dalam rutinitas perawatan kulit yang sama. Selama bertahun-tahun, beredar anggapan bahwa vitamin C tidak boleh dipakai bersamaan dengan niacinamide karena dikhawatirkan memicu iritasi.

Hanay saja, berdasarkan perkembangan penelitian dan formulasi produk skincare modern menunjukkan bahwa anggapan tersebut sudah tidak lagi sepenuhnya relevan. Bahkan jika digunakan dengan cara yang tepat, ketiga bahan aktif ini justru dapat saling melengkapi manfaatnya.

Bolehkah retinol dicampur niacinamide dan vitamin C?

Jawabannya boleh, tapi penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit dan urutan pemakaian yang tepat. Niacinamide diketahui merupakan bahan aktif yang lembut sehingga dapat dipadukan dengan vitamin C maupun retinol pada sebagian besar jenis kulit.

Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan kuat yang membantu melindungi kulit dari radikal bebas sekaligus mencerahkan warna kulit. Sementara itu, retinol bekerja mempercepat regenerasi sel kulit dan merangsang produksi kolagen.

Kehadiran niacinamide di antara keduanya dapat membantu memperkuat skin barrier sehingga risiko kulit menjadi kering atau iritasi akibat retinol dapat berkurang.

Manfaat Niacinamide untuk Kulit

Niacinamide merupakan bentuk vitamin B3 yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kulit. Bahan aktif ini membantu meningkatkan produksi ceramide, yaitu komponen penting yang menjaga lapisan pelindung kulit tetap kuat dan mampu mempertahankan kelembapan.

Selain itu, niacinamide juga memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri sehingga sering digunakan untuk membantu mengatasi jerawat, mengurangi kemerahan, mengontrol produksi minyak berlebih, hingga menyamarkan noda bekas jerawat. Bahan ini juga diketahui dapat merangsang pembentukan kolagen sehingga garis halus dan kerutan tampak berkurang.

Manfaat Vitamin C untuk Kulit

Rekomendasi rangkaian produk Vitamin C dari Trueve.

Foto: Dok. Instagram @trueve.id.

Vitamin C dikenal sebagai salah satu antioksidan terbaik dalam skincare. Kandungan ini bekerja melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari, polusi, dan radikal bebas yang dapat mempercepat proses penuaan.

Tak hanya itu, vitamin C juga membantu menghambat pembentukan melanin penyebab hiperpigmentasi sehingga kulit tampak lebih cerah dan noda hitam memudar. Produksi kolagen pun meningkat sehingga elastisitas kulit tetap terjaga dan wajah terlihat lebih kenyal.

Mengapa Niacinamide dan Vitamin C Bisa Dipakai Bersamaan?

Sempat ada anggapan bahwa niacinamide dan vitamin C tidak boleh digunakan bersamaan. Pandangan tersebut berasal dari penelitian lama pada tahun 1960-an yang menemukan bahwa asam askorbat murni dapat bereaksi dengan niacinamide dalam kondisi suhu sangat tinggi sehingga menghasilkan nicotinic acid yang berpotensi menyebabkan kemerahan.

Kini formulasi produk skincare modern sudah jauh berkembang. Sebagian besar produk telah menggunakan turunan vitamin C yang lebih stabil sehingga risiko terjadinya reaksi tersebut sangat kecil kalau produk disimpan dengan benar di tempat yang sejuk dan tidak terpapar panas berlebih.

Untuk itu, keduanya kini dinilai aman digunakan bersamaan oleh banyak ahli skincare.

Cara Menggunakan Niacinamide, Vitamin C, dan Retinol

Niacinamide dan retinol

Foto: Dok. iStock

Jika ingin memakai ketiganya dalam satu rutinitas, perhatikan urutan pemakaian produk berdasarkan teksturnya, yaitu mulai dari yang paling encer hingga paling kental. Serum umumnya diaplikasikan sebelum pelembap, sedangkan face oil digunakan pada tahap akhir.

Bagi pemula atau pemilik kulit sensitif, banyak ahli menyarankan menggunakan vitamin C pagi hari untuk membantu melindungi kulit dari radikal bebas, sedangkan retinol malam hari karena bahan ini lebih sensitif terhadap cahaya.

Niacinamide kemudian bisa digunakan pada pagi maupun malam hari karena mampu dipadukan dengan keduanya serta membantu menjaga skin barrier tetap sehat.

Tips agar kombinasi bahan aktif tidak memicu iritasi

Meski kombinasi ketiga bahan ini tergolong aman, setiap orang tetap memiliki tingkat toleransi kulit yang berbeda. Oleh sebab itu, gunakan retinol secara bertahap, misalnya dua hingga tiga kali seminggu sebelum ditingkatkan frekuensinya sesuai respon kulit.

Jangan lupa selalu menggunakan pelembap setelah pemakaian bahan aktif dan mengaplikasikan tabir surya minimal SPF 30 setiap pagi. Jika muncul iritasi yang menetap, rasa terbakar, atau kulit mengelupas berlebihan, hentikan sementara penggunaan produk dan konsultasikan dengan dokter spesialis kulit untuk mendapatkan saran sesuai dengan kondisi kulit masing-masing.

(eny/eny)