Liputan6.com, Wasington - Bola yang digunakan Diego Maradona saat mencetak gol legendaris “Hand of God” atau “Tangan Tuhan” ke gawang Inggris pada Piala Dunia 1986 terjual dalam lelang seharga £ 2,5 juta atau sekitar Rp 60 miliar (kurs 24.024 per Pound Sterling).

Dikutip dari BBC, Minggu (30/8/2026), bola tersebut menjadi saksi salah satu momen paling ikonik sekaligus kontroversial dalam sejarah sepak bola. Maradona mencetak gol dengan tangannya saat Argentina menghadapi Inggris pada perempat final Piala Dunia 1986. Argentina akhirnya menang 2-1.

Maradona dengan terkenal memukul bola melewati kiper Inggris, Peter Shilton. Seusai pertandingan, Maradona mengatakan gol tersebut tercipta “sedikit dengan kepala Maradona dan sedikit dengan tangan Tuhan”.

Menariknya, gol tersebut bukan satu-satunya aksi bersejarah Maradona dalam pertandingan itu. Beberapa menit kemudian, ia mencetak gol yang kemudian dikenal sebagai “Gol Abad Ini” setelah menggiring bola melewati lima pemain Inggris sebelum menaklukkan Shilton.

Bola Adidas Azteca tersebut dilelang di Heritage Auctions, Amerika Serikat, pada Sabtu. Harganya mencapai US$ 3,3 juta atau £ 2,5 juta. Namun, nilai itu masih jauh di bawah perkiraan sebelumnya yang mencapai hampir US$ 10 juta atau £ 7,3 juta.

Sebelum lelang, spesialis lelang Heritage, Mike Provenzale, menyebut bola tersebut sebagai barang yang sangat istimewa.

“Ini benar-benar barang yang satu-satunya ada di dunia. Bisa dibilang sebagai benda sepak bola paling penting yang pernah ada,” kata Provenzale.

Bola itu awalnya disimpan oleh wasit asal Tunisia, Ali Bin Nasser, yang memimpin pertandingan Argentina kontra Inggris tersebut pada 1986. Setelah pertandingan berakhir, Bin Nasser mengambil bola dan menyimpannya selama lebih dari tiga dekade.

Pada 2023, Bin Nasser menandatangani surat yang mengonfirmasi bahwa bola tersebut merupakan satu-satunya bola yang digunakan dalam pertandingan. Keaslian dan riwayat bola itu kemudian turut dikonfirmasi melalui autentikasi independen.

Bin Nasser sebelumnya menjual bola tersebut pada 2022 dengan harga US$ 2,37 juta atau sekitar £ 1,74 juta.

Setahun kemudian, pemilik barunya kembali memasukkan bola tersebut ke dalam lelang. Namun, bola itu tidak terjual karena penawaran yang masuk tidak mencapai nilai minimum yang telah ditetapkan.

Sementara itu, memorabilia lain dari pertandingan bersejarah tersebut juga pernah terjual dengan harga fantastis. Jersey yang dikenakan Maradona dalam laga melawan Inggris itu laku £ 7,1 juta dalam lelang pada 2022.