BMKG identifikasi sebaran debu vulkanik 4 gunung api di Indonesia
Sabtu, 19 September 2026 10:12 WIB
Petugas BMKG Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II memantau sebaran partikel abu vulkanik untuk wilayah Banten, Lampung, dan Bengkulu di Kantor BMKG Regional II Banten, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Senin (7/9/2026). Hasil pemantauan BMKG menunjukkan partikel abu vulkanik masih tersebar di Banten dan Jakarta sehingga berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan serta membahayakan kesehatan. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/tom.
Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi sebaran debu vulkanik dari empat gunung api aktif di wilayah Indonesia berdasarkan hasil analisis citra satelit cuaca RGB Himawari-9.
Direktur Meteorologi Publik BMKG Ida Pramuwardani dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, menyampaikan bahwa pantauan sebaran debu vulkanik terdeteksi di kawasan Gunung Dukono, Gunung Ibu, dan Gunung Semeru, sementara Gunung Lewotolo nihil dari pantauan satelit.
"Berdasarkan analisis citra satelit, sebaran debu vulkanik Gunung Dukono dan Gunung Ibu teramati bergerak ke arah timur laut, sedangkan Gunung Semeru terdeteksi bergerak ke arah tenggara," kata dia.
Dia memaparkan bahwa debu vulkanik Gunung Dukono mencakup wilayah Kabupaten Halmahera Utara dan Perairan Barat Daya Morotai. Gunung Ibu melingkupi Halmahera Barat dan Halmahera Utara, serta Gunung Semeru mencakup sebagian Kabupaten Lumajang hingga perairan sekitarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG deteksi sebaran debu vulkanik empat gunung api di Indonesia
Pewarta : M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.