Medan (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa bumi tektonik yang terjadi di Gayo Lues, Aceh dengan Magnitudo 5,6 pada Rabu siang tidak berpotensi tsunami.
"Dari hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi itu tidak berpotensi menyebabkan tsunami," kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto dalam keterangan yang diterima di Medan, Rabu
Disebutkan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi itu memiliki parameter update dengan Magnitudo 5,5 pada kedalaman 9 km.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4.24° LU; 97.56° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 36 km arah timur laut Gayo Lues.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal diduga akibat aktivitas sesar Oreng.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strike slip).
Baca juga: Gempa vulkanik Gunung Sorikmarapi melonjak, status Waspada
Berdasarkan laporan masyarakat dan estimasi peta guncangan, gempa bumi ini dirasakan dengan intensitas V MMI (getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang, dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti) di Gayo Lues.
Lalu pada skala IV MMI (getaran dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi) di Aceh Barat Daya, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Lhoksumawe, Aceh Timur, Bener Meriah dan Aceh Tengah.
Getaran juga terasa di Medan, Deli Serdang, Sibolga, Aceh Jaya, Aceh Selatan dan Aceh Tamiang dengan skala III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).
Hingga pukul 11.30 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempa bumi pendahuluan (foreshock) dengan Magnitudo 3,8 dan dua aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar 4,3.
BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.
Kepada masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.
Baca juga: BMKG: Gempa M5,5 guncang Gayo Lues Aceh
Pewarta: Juraidi
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.