BMC tolok ukur kesiapan atlet Malinau hadapi Porprov II Kaltara

Jumat, 24 Juli 2026 21:10 WIB

Image Print

Pembukaan Bupati Malinau Cup (BMC) V Tahun 2026 di Lapangan Sepakbola Kuala Lapang, Malinau, Jumat (24/7/2026). (ANTARA/HO-Prokompim Malinau)

Malinau (ANTARA) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malinau kembali menggelar Bupati Malinau Cup (BMC) dan kompetisi olahraga tahunan ini jadi ajang tolok ukur kesiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun 2026.

“Turnamen BMC tahun ini memiliki arti strategis karena menjadi tolok ukur kesiapan atlet Kabupaten Malinau menghadapi Porprov II Kaltara Tahun 2026,” ujar Ketua Panitia Pelaksana BMC V Gamaliel Hirung Ding pada pembukaan BMC V di Lapangan Sepakbola Kuala Lapang, Malinau, Jumat.

Sesuai tema, kata Gamaliel, “Mengukir Prestasi, Menatap Juara Porprov II Kaltara Tahun 2026”, BMC V diharapkan menjadi ajang evaluasi hasil pembinaan atlet sekaligus wadah menjaring talenta-talenta muda yang berpotensi memperkuat kontingen Kabupaten Malinau.

“BMC V Tahun 2026 ini mempertandingkan 21 cabang olahraga (cabor) hingga 8 Agustus nanti,” kata Sekretaris Umum KONI Malinau ini.

Kemudian terkait kesiapan pelaksanaan Porprov II di Malinau, khususnya venue-venue, lanjutnya, berdasarkan hasil peninjauan KONI Provinsi Kaltara beberapa waktu lalu, venue olahraga di Kabupaten Malinau dinilai sebagai salah satu yang paling lengkap dan representatif di Kaltara.

“Kami dari KONI Malinau mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau yang terus meningkatkan kualitas sarana olahraga,” katanya.

Bupati Malinau Wempi W. Mawa saat membuka BMC V menegaskan bahwa penyelenggaraan BMC bukan sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Malinau bersama KONI dan seluruh cabor dalam membina atlet sekaligus mempererat persatuan masyarakat.

“Olahraga merupakan media yang mampu menyatukan semua kalangan tanpa membedakan suku, agama, latar belakang maupun status sosial. Yang dinilai adalah semangat, sportivitas, kerja keras dan prestasi,” ujarnya.

Bupati Wempi menyampaikan bahwa Kabupaten Malinau tengah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Porprov II Kaltara Tahun 2026. Berbagai sarana dan prasarana olahraga, kata dia, terus dibangun dan disempurnakan sebagai bentuk kesiapan daerah dalam menyukseskan agenda olahraga terbesar di tingkat provinsi tersebut.

“Sejumlah fasilitas olahraga baru telah tersedia, di antaranya arena panjat tebing berstandar nasional, lapangan futsal, lapangan tenis, serta berbagai venue olahraga lainnya yang akan mendukung pelaksanaan porprov maupun pembinaan atlet daerah,” katanya.

Dengan adanya fasilitas dan prasarana keolahragaan ini, Bupati Malinau meminta atlet, pengurus cabor hingga pecinta olahraga serta masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas olahraga yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.

“Kita membangun fasilitas olahraga dengan anggaran yang tidak sedikit. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat, pemerintah desa, kecamatan, dan seluruh insan olahraga untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan memanfaatkan fasilitas ini sebaik-baiknya demi kemajuan olahraga di Kabupaten Malinau,” pintanya.
Baca juga: Karnaval HAN 2026 bentuk anak Malinau berkarakter dan cinta budaya
Baca juga: Pemkab Malinau: Anggaran RT minimal 10 persen untuk tangani stunting

Pewarta : Agus Salam
Editor: Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.