Palembang (ANTARA) - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengajak para ayah di wilayah tersebut untuk menyukseskan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).
Kepala Perwakilan BKKBN Sumsel Arios Saplis di Palembang, Minggu, menyatakan bahwa keterlibatan aktif seorang ayah dalam pendidikan dan pengasuhan sejak dini memegang peranan krusial bagi tumbuh kembang mental dan karakter anak.
"Hari pertama sekolah adalah momen penting bagi anak. Kehadiran ayah di samping mereka memberikan rasa aman, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memperkuat ikatan emosional antara anak dan orang tua," katanya.
Sebagai bagian dari kampanye gerakan tersebut, BKKBN juga menyebarluaskan pesan dan ajakan khusus dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN. Pesan tersebut dikemas dalam bentuk rekaman video yang memuat seruan pentingnya peran ayah dalam pengasuhan.
Arios menjelaskan, video instruksi dan motivasi dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga tersebut dipublikasikan secara serentak pada hari Minggu, 12 Juli 2026, mulai pukul 12.00 WIB melalui berbagai kanal komunikasi formal dan media sosial.
Masyarakat, khususnya para orang tua, dapat mengakses langsung tayangan tersebut melalui tautan resmi.
BKKBN Sumsel berharap penayangan edukasi ini secara masif dan serentak dapat memperluas jangkauan informasi di tengah masyarakat Sumsel. Langkah ini sekaligus menjadi stimulus bagi para instansi terkait, komunitas, dan pihak sekolah untuk turut mengampanyekan GAMAS.
"Kami memohon dukungan dari seluruh pihak dan pemangku kepentingan di Sumatera Selatan untuk ikut menyebarluaskan tayangan edukasi ini. Mari kita bersama-sama mendorong partisipasi aktif para ayah, demi mencetak generasi emas yang tangguh, berkarakter, dan berkualitas," ujarnya.
Pewarta: M. Imam Pramana
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.