Warta Ekonomi, Jakarta -

Harga Bitcoin (BTC) melemah 0,40% dalam 24 jam terakhir ke level US$83.455 atau sekitar Rp1,49 miliar per koin pada perdagangan Rabu (14/10/2026) siang. Pelaku pasar mencermati rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan aset kripto tersebut.

Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 13.25 WIB, Bitcoin bergerak pada rentang Rp1,483 miliar hingga Rp1,504 miliar per koin. Kapitalisasi pasar Bitcoin tercatat Rp30,01 kuadriliun, dengan volume transaksi dalam 24 jam mencapai Rp476,34 triliun.

Dalam sepekan terakhir, harga Bitcoin terkoreksi 0,86%. Namun, aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar tersebut masih mencatatkan kenaikan 7,5% dalam 30 hari terakhir.

Melansir Cointelegraph, Bitcoin masih mempertahankan sebagian kenaikannya ketika saham-saham Amerika Serikat pulih setelah dibuka melemah menyusul penurunan saham teknologi Korea Selatan.

Sementara itu, CoinPedia memperkirakan Bitcoin masih bergerak dalam kisaran terbatas karena pelaku pasar menunggu laporan inflasi AS, khususnya Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI). Data tersebut menjadi salah satu faktor yang dicermati investor untuk menentukan arah transaksi berikutnya.

CoinPedia menguraikan tiga skenario pergerakan Bitcoin setelah data CPI dirilis. Dalam skenario bullish, Bitcoin berpeluang bergerak menuju US$86.530 jika mampu ditutup di atas US$84.000 pada grafik harian.

Dalam skenario netral, Bitcoin diperkirakan bertahan di kisaran US$81.000 hingga US$84.000 sampai data inflasi memberikan petunjuk yang lebih jelas bagi pelaku pasar.

Adapun dalam skenario bearish, Bitcoin berpotensi turun menuju US$77.153 apabila ditutup di bawah US$81.000. Level tersebut mendekati rata-rata pergerakan 50 minggu.

Pelemahan Bitcoin juga diikuti sejumlah aset kripto utama lainnya. Ethereum (ETH) turun 1,17% menjadi Rp44,81 juta per koin, sedangkan BNB melemah 0,48% ke level Rp13,28 juta per koin.

Solana (SOL) terkoreksi 1,28% menjadi Rp1,91 juta per koin, sementara XRP turun 0,85% ke level Rp24.453 per koin.

Baca Juga: Bitcoin Turun 1,10% ke Rp1,48 Miliar, Harga Minyak Melonjak

Baca Juga: Orang Kaya Cari Cara Mewariskan, Perusahaan Ini Raup US$37,5 Juta dari Asuransi Jiwa Bitcoin

Di kelompok aset kripto berkapitalisasi menengah dan kecil, Cardano (ADA) mencatatkan penurunan terdalam di antara sejumlah aset yang disebutkan, yakni 2,12% menjadi Rp4.205 per koin. Chainlink (LINK) juga melemah 1,73% ke level Rp230.545 per koin, sedangkan Dogecoin (DOGE) turun 0,57% menjadi Rp1.512 per koin.

Di tengah tren pelemahan tersebut, TRON (TRX) menguat tipis 0,08% menjadi Rp5.923 per koin. Bitcoin Cash (BCH) juga mencatatkan kenaikan 1,55% ke level Rp4,97 juta per koin.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri