Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:50 WIB
Jakarta, VIVA – Tasya Farasya kembali menyentil mantan suaminya, Ahmad Assegaf, setelah menemukan sejumlah persoalan pada rumah mewah empat lantai yang baru selesai dibangun. Tak hanya mendapati kerusakan struktur, selebgram sekaligus pengusaha kecantikan itu juga mengungkap temuan material bangunan yang dinilai tidak sesuai standar.
Baca Juga
Temuan tersebut membuat Tasya harus menyiapkan dana miliaran rupiah untuk memperbaiki hunian bergaya Eropa Klasik Modern tersebut. Dalam unggahan di Instagram pribadinya, ia terlihat berkonsultasi dengan sejumlah pihak untuk memeriksa kondisi bangunan sekaligus mencocokkan hasil pemeriksaan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Saat membahas hasil pemeriksaan, Tasya mempertanyakan bagian bangunan yang tidak ditemukan sesuai dengan perencanaan.
Baca Juga
"Jadi nggak ditemukan apa Pak?" tanya Tasya saat berkonsultasi, dikutip Selasa (27/10/2026).
Sosok yang mendampinginya kemudian menjelaskan adanya bagian kayu yang tidak dibongkar dan tidak ditemukan pada titik tertentu. Setelah dilakukan pembongkaran di beberapa lokasi, persoalan serupa kembali ditemukan.
Baca Juga
"Kayu, jadi ada kayu yang nggak dibongkar dan nggak ketemunya di satu titik. Tapi ada beberapa titik ya, kita bongkar ya, ketemu di situ," jawab sosok tersebut.
Persoalan itu bukan sekadar menyangkut tampilan rumah. Perbaikan yang dibutuhkan ternyata berkaitan dengan struktur bangunan, sehingga biaya yang harus dikeluarkan Tasya pun tidak sedikit.
"Perkiraannya berapa, Pak?" kata Tasya.
"Rp5-6M itu baru strukturnya doang," jawab sosok itu.
"Rp5-6M untuk perbaikan struktur, oke," timpal Tasya.
Angka Rp5 miliar hingga Rp6 miliar tersebut baru mencakup perbaikan struktur rumah. Artinya, biaya itu belum tentu menggambarkan keseluruhan pengeluaran yang diperlukan untuk membenahi berbagai persoalan pada hunian tersebut.
Temukan Material Bangunan Tak Sesuai Standar
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain persoalan struktur, Tasya juga menyoroti kualitas material yang digunakan dalam pembangunan rumahnya. Dalam penjelasan yang dibagikan, terlihat adanya hasil pengujian mutu beton yang disebut tidak memenuhi spesifikasi yang diharapkan.
"Nah, ini ada yang nggak masuk, ini sampai merah, ini mutunya drop sampai 163. Mutu K 300 tuh mutunya cuma ke 90-an. Ini kita merahin," bunyi penjelasan sosok tersebut.
Halaman Selanjutnya
Tasya pun terkejut ketika mengetahui hasil pengujian yang ditunjukkan kepadanya.