Bagikan:

JAKARTA - Davina Karamoy kembali menyapa penggemar lewat film terbarunya Andai Waktu Bisa Diulang Kembali. Berperan sebagai Dinar, Davina mengaku karakter ini sangat menguras emosi karena kompleksitas cerita yang menuntutnya untuk terus berada dalam suasana sedih.

"Rasanya pastinya grateful banget, bersyukur banget dan pastinya ini cerita yang sangat deep ya buat aku. Bisa kalian tonton mungkin 80% dari film ini Dinarnya sedih gitu loh. Dari pertama kali meeting, aku udah tertarik banget dengan skripnya yang sangat menyentuh hati," kata Davina Karamoy saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Selasa, 14 Juli.

Kedalaman cerita film ini bahkan sudah dirasakan oleh para pemain sejak hari pertama latihan. Davina menceritakan momen emosional saat seluruh pemeran tak kuasa menahan air mata hanya dengan membaca naskah tersebut.

"Pun pada saat reading hari pertama, kita semua reading kita semua tuh nangis cast-castnya karena memang dari secara ceritanya aja udah menyentuh ke hati. Ini cerita yang lumayan kompleks dan menantang untuk aku," kenangnya.

Dalam film ini, Davina dipasangkan dengan sahabatnya sendiri, Farhan Rasyid. Meski terlihat mudah karena sudah mengenal satu sama lain selama bertahun-tahun, Davina justru menghadapi tantangan unik yaitu menahan tawa saat harus beradegan serius.

"Kalau ditanya susah nggak sih build chemistry sama Farhan? Malah aku lebih ke susahnya nahan tawanya aja sih. Karena kita di real life bener-bener temen tapi kalau di frame kan Dinar itu sangat introvert ya. Kalau Davina kan ketemu Farhan kayak 'Lu ngapain di sini?' gitu loh," ujar Davina sambil tertawa.

Tantangan lainnya adalah bagaimana Davina harus memandang Farhan sebagai karakter Faiz, bukan sebagai sahabatnya. Ia dan Farhan sering berdiskusi di luar kamera untuk memastikan pendalaman karakter mereka sinkron.

BACA JUGA:


"Tantangannya lebih ke gimana harus men-tone down dan bener-bener melihat Farhan ini adalah Faiz. Kita memang nge-build karakter Dinar dan Faiz ini nih bener-bener berdua kita discuss banget di luar frame kayak 'Han, kayaknya Dinar kayak gini deh, lu bakal kayak gimana?' Jadi komunikasinya gampang banget,"

jelas Davina.

Di sisi lain, Farhan Rasyid yang memerankan Faiz juga merasa karakter ini sangat berkesan baginya. Faiz digambarkan sebagai sosok laki-laki ideal yang sangat tulus dalam mencintai dan melindungi pasangannya.

"Nggak menutup kemungkinan ada laki-laki yang seperti Faiz yang dia itu baik banget, tulus, dia pekerja keras. Dia tuh tipe laki-laki yang nggak akan pernah ngebiarin perempuannya untuk susah sendirian. Jadi kalau misal perempuannya lagi ada masalah, ya sudah kita bagi dua masalahnya," kata Farhan.

Farhan bahkan menyebut karakter Faiz mencapai titik tertinggi dalam mencintai seseorang karena ia memprioritaskan orang lain di atas dirinya sendiri. Baginya, Faiz mencintai keluarga pasangannya seperti mencintai keluarganya sendiri.

"Itu menurutku titik tertinggi dalam mencintai seseorang sih si Faiz itu. Dia nggak memikirkan dirinya lagi, dirinya mungkin nomor kesekian lah. Nomor pertamanya yang pasti Dinar, nomor kedua bahkan mamanya Dinar pun itu termasuk prioritasnya Faiz," tutup Farhan Rasyid.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+