Jakarta -

Banyak orang menghindari makan nasi malam hari untuk menurunkan berat badan. Hal ini karena nasi mengandung karbohidrat tinggi. Namun, apakah fakta tersebut valid?

Banyak orang berusaha menurunkan berat badan dengan diet ketat. Ada yang mengurangi konsumsi nasi, mengatur asupan kalori, hingga diet ekstrem.

Nasi sebagai sumber karbohidrat banyak dihindari oleh pelaku diet. Sebab asupan karbohidrat yang tinggi disebut dapat menambah kalori pada tubuh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banyak orang juga beranggapan hal tersebut lebih buruk jika dilakukan pada malam hari. Karena dianggap akan membuat berat badan tak kunjung turun.

Apakah fakta tersebut valid?

Dilansir dari Food NDTV (14/7/2026), ahli gizi Rupali Datta, mengungkapkan kalau makan nasi malam hari tidak akan menyebabkan kenaikan berat badan.

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan berat badan bergantung pada asupan dan pengeluaran kalori secara keseluruhan, bukan pada waktu makan satu jenis makanan.

Jadi, selama pelaku diet mengonsumsi kalori lebih sedikit saat proses metabolisme, makan nasi pada malam hari tidak akan menambah berat badan. Anggapan yang selama ini banyak dipercaya ternyata hanya mitos.

Meski hal tersebut tidak valid, tapi penting untuk mengontrol porsi makan. Ia menyarankan untuk mengonsumsi tak lebih dari setengah porsi saat makan malam.

Nasi juga perlu dikonsumsi bersama lauk yang kaya nutrisi, seperti daging ayam yang mengandung protein tinggi dan sayuran dengan serat tinggi. Menurutnya, kombinasi ini dapat membantu membuat gizi makanan lebih seimbang.

Selain porsinya, waktu makannya juga penting diperhatikan. Nasi tidak perlu dihindari, tapi kamu perlu menjaga jarak konsumsinya sekitar 2 jam antara makan malam dan waktu tidur.

Annelie Vogt von Heselholt, selaku ahli diet juga menjelaskan kalau nasi tak buruk dikonsumsi saat diet. "Nasi, terutama nasi merah kaya serat, mangan, selenium, zat besi, magnesium, zinc, dan vitamin B. Serat secara khusus dapat membantu melancarkan pencernaan dan membantu rasa kenyang lebih lama," ungkapnya seperti dikutip dari Men's Health (22/7).

Jadi, jangan menganggap nasi musuh, karena tidak akan mengganggu proses diet jika dilakukan dengan langkah tepat.

(yms/adr)