Tanjungpandan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mematangkan tahapan jelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 yang dijadwalkan pada Minggu (20/9).
Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPPKBPMD) Kabupaten Belitung, Antonio Apriza di Tanjungpandan, Jumat, mengatakan rangkaian tahapan Pilkades Serentak 2026 berupa pencalonan kepala desa telah selesai dilaksanakan.
"Kita sudah selesai tahapan penetapan calon kepala desa. Untuk sekarang per tanggal 1 September kemarin sudah mulai memasuki tahapan persiapan-persiapan jelang pemungutan suara Pilkades Serentak 2026 pada 20 September nanti" katanya.
Antonio menjelaskan proses persiapan tahapan pemungutan dimulai dengan pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang berlangsung pada 1 hingga 8 September 2026.
"Sebanyak 80 Tempat Pemungutan Suara (TPS) disiapkan untuk mengakomodasi hak pilih masyarakat," ujarnya.
Adapun tahapan selanjutnya, yakni pendistribusian logistik Pilkades Serentak 2026 seperti surat suara, kotak suara, bilik suara, dan perlengkapan lain yang akan dilaksanakan pada 14 September.
Menurut dia, khusus untuk Desa Pulau Sumedang, distribusi logistik mendapatkan jadwal tersendiri dengan memperhitungkan letak geografis, faktor alam, dan cuaca.
"Desa Pulau Sumedang logistik akan kita distribusikan H-2 sebelum tanggal 20 September yaitu 18 September," katanya.
Setelah distribusi awal logistik, tahapan dilanjutkan dengan masa kampanye bagi seluruh calon kepala desa selama tiga hari, mulai dari tanggal 14 hingga 16 September.
Ia melanjutkan usai masa kampanye berakhir, maka tahapan berikut adalah memasuki masa tenang selama tiga hari terhitung sejak 17 hingga 19 September.
"Tanggal 20 September adalah pemilihan kepala desa serentak yang kemudian dilanjutkan dengan rekapitulasi dan penetapan pemenang di hari yang sama, yaitu dari tanggal 20 sampai 21 September," ujarnya.
Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Editor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.