Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:05 WIB
VIVA – Perceraian kerap membuat seseorang harus menata ulang banyak hal dalam hidup, mulai dari urusan keluarga hingga pekerjaan. Hal itu pula yang kini terlihat dalam kehidupan Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa setelah hubungan mereka berakhir.
Baca Juga
Nama keduanya sebelumnya ramai diperbincangkan publik karena persoalan rumah tangga yang menjadi sorotan di media sosial.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Setelah berpisah, Insanul dan Mawa tampaknya memilih fokus pada kesibukan masing-masing. Menariknya, bidang yang mereka tekuni kini justru memperlihatkan perbedaan cukup mencolok.
Baca Juga
Insanul Fahmi tengah berusaha membangun kembali bisnisnya sekaligus mencoba peruntungan di sektor pangan. Sementara itu, Wardatina Mawa tetap menjalankan aktivitasnya sebagai content creator dan bekerja sama dengan sejumlah brand.
Berikut perbedaan kehidupan Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa setelah bercerai, sebagaimana dihimpun pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Baca Juga
1. Insanul Fahmi harus menata kembali bisnisnya
Di tengah kehidupannya yang menjadi perhatian publik, Insanul mengungkapkan bahwa perjalanan bisnisnya tidak berjalan mulus. Sejumlah usaha yang pernah dijalankannya ikut terdampak oleh persoalan yang terjadi dalam kehidupan pribadinya.
Ada bisnis yang menurutnya masih memiliki kesempatan untuk diselamatkan. Namun, sebagian lainnya justru harus berhenti karena tidak lagi dapat dipertahankan. "Beberapa yang masih bisa diselamatin lagi di-recovery, tapi ada juga yang enggak selamat," ujar Insanul.
Kondisi tersebut tidak membuat pria berusia 26 tahun itu berhenti mencoba. Ia memilih mengevaluasi kembali usaha yang masih memiliki peluang sekaligus mencari cara agar bisnisnya dapat kembali berkembang.
2. Ada rencana meluncurkan kembali bisnis lama
Insanul juga belum menutup kemungkinan untuk menghidupkan kembali sejumlah bisnis yang pernah dijalankannya. Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah melakukan perubahan terhadap konsep maupun identitas usaha melalui rebranding.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurutnya, bisnis-bisnis tersebut berpotensi diperkenalkan kembali kepada publik apabila proses pemulihannya telah siap. "Ya mungkin nanti ada re-launching nanti ke depan, InsyaAllah aku akan share juga Instagram mungkin," tutur pengusaha berusia 26 tahun itu.
Ia pun menegaskan bahwa aktivitas bisnis yang dijalaninya memiliki tujuan lebih luas daripada sekadar mencari pemasukan. "Karena pada dasarnya aku ngebuat sesuatu bukan buat diri aku sendiri, tapi aku berusaha gimana caranya bisa buka lapangan pekerjaan buat orang lain," terangnya.
Halaman Selanjutnya
3. Jualan sayur bukan sekadar banting setir