Sabtu, 3 Oktober 2026 - 08:37 WIB
Jakarta, VIVA – Perombakan di tubuh Polri tak hanya menyentuh sejumlah jabatan strategis seperti Kabareskrim, Irwasum, hingga Kapolda Metro Jaya. Sebanyak 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) turut dimutasi melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Baca Juga
Mutasi tersebut mencakup sejumlah jabatan di tingkat Mabes Polri hingga kewilayahan. Dari total 88 personel yang terkena rotasi, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri.
Baca Juga
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10/26).
Selain perubahan di tingkat kewilayahan, perombakan juga menyentuh jajaran Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri. Sedikitnya 14 personel di lingkungan PJU Mabes Polri mendapat penugasan baru.
Baca Juga
Perubahan tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi setelah pergantian pucuk pimpinan Polri dari Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kepada Jenderal Pol Suyudi Ario Seto.
Johnny mengatakan para perwira yang mendapat jabatan baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas masing-masing.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujarnya.
Mutasi ini sekaligus menjadi bagian dari pembinaan karier personel serta upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian di tingkat Mabes maupun kewilayahan.
Baru Dilantik Jadi Kapolri, Suyudi Langsung Rombak Posisi Kapolda-Wakapolda Metro Jaya
Perubahan di tubuh Polri langsung terjadi setelah Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri. Sejumlah posisi strategis ikut bergeser.
VIVA.co.id
3 Oktober 2026