Banyumas kirim 195 ribu liter air bersih ke 14 desa

Jumat, 17 Juli 2026 22:19 WIB

Image Print

Arsip foto - Petugas BPBD Kabupaten Banyumas mendistribusikan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Kelurahan Sokanegara, Kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (6/7/2026). ANTARA/HO-BPBD Banyumas

Purwokerto (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, telah menyalurkan 195 ribu liter air bersih ke 14 desa/kelurahan yang terdampak kekeringan sebagai upaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat pada musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas Dwi Irawan Sukma di Purwokerto, Banyumas, Jumat, mengatakan distribusi air bersih terus dilakukan seiring meluasnya wilayah yang mengalami kesulitan memperoleh air akibat menurunnya ketersediaan sumber air selama musim kemarau.

"Hingga 16 Juli 2026, BPBD telah melakukan 39 ritase pengiriman dengan total 195 ribu liter air bersih yang disalurkan kepada masyarakat di wilayah terdampak," katanya menegaskan.

Ia mengatakan bantuan tersebut telah menjangkau 14 desa dan kelurahan di sembilan kecamatan, yakni Desa Tamansari dan Kediri di Kecamatan Karanglewas, Kelurahan Sokanegara di Kecamatan Purwokerto Timur, Desa Karanglewas di Kecamatan Jatilawang, serta Desa Nusadadi dan Karanggedang di Kecamatan Sumpiuh.

Selanjutnya, Desa Kedungpring dan Karangsalam di Kecamatan Kemranjen, Desa Rancamaya, Panusupan, serta Sawangan di Kecamatan Cilongok, Desa Kedungwuluh Lor di Kecamatan Patikraja, Desa Buniayu di Kecamatan Tambak, dan Desa Pasir Lor di Kecamatan Karanglewas.

Menurut dia, dampak kekeringan tersebut mencakup 3.959 keluarga atau sebanyak 12.956 jiwa, serta memengaruhi dua fasilitas umum di wilayah terdampak.

Selain menangani kekeringan, kata dia, BPBD Banyumas juga terus bersiaga menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai muncul pada musim kemarau.

Ia mengatakan hingga pertengahan Juli telah terjadi empat kejadian karhutla dengan total luas lahan terbakar sekitar 5,3 hektare, masing-masing di Kelurahan Grendeng, Kecamatan Purwokerto Utara, seluas 0,3 hektare, Desa Pamijen, Kecamatan Sokaraja, seluas 2 hektare, Desa Karangklesem Kidul, Kecamatan Purwojati, seluas 1 hektare, serta Kelurahan Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan, seluas 2 hektare.

Ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak, segera melaporkan apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, serta tidak melakukan pembakaran lahan maupun membuang puntung rokok sembarangan yang dapat memicu kebakaran saat kondisi cuaca kering.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Perumdam Tirta Satria, Palang Merah Indonesia (PMI), BPJS Kesehatan, dan BWSS Serayu Opak yang telah mendukung penyaluran bantuan air bersih dan penanganan dampak kekeringan di wilayah Banyumas,” kata Dwi Irawan.

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.