Jakarta -
Memanaskan makanan di microwave ternyata ada triknya. Hindari melakukan kesalahan umum berikut jika ingin hasilnya maksimal.
Kehadiran microwave sangat membantu di banyak dapur rumah tangga. Fungsinya tak sekadar memanaskan makanan, tapi juga mencairkan makanan beku (defrost), mengukus makanan, sampai memasak makanan sederhana seperti mi instan, oatmeal, telur, dan kentang.
Cara menggunakan microwave sepintas terlihat mudah, tapi sebenarnya ada trik untuk membuat berbagai tugas terselesaikan dengan lebih efisien. Cara yang tepat juga mampu memperpanjang umur microwave.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hindari melakukan beberapa kesalahan yang umum dilakukan banyak orang saat menggunakan microwave. Berikut daftarnya, seperti dikutip dari Times of India (24/7):
1. Salah pakai wadah
Kesalahan paling umum saat memakai microwave adalah menggunakan wadah yang tidak tepat. Penting diketahui kalau beberapa jenis wadah plastik dapat melelehkan atau melepaskan bahan kimia beracun ke dalam makanan ketika dipanaskan pada suhu tinggi.
Selain itu, jangan sekali-kali memasukkan wadah logam, aluminium foil, atau peralatan makan ke dalam microwave karena dapat menimbulkan percikan api, merusak peralatan, dan bahkan menyulut api.
Pastikan menggunakan wadah yang memang aman untuk dipakai di microwave atau kerap dilabeli "microwave-safe". Menurut para ahli, keramik kaca dan plastik yang memang 'microwave-approved' merupakan pilihan paling aman.
2. Tidak menutup makanan yang dipanaskan
Orang sering memanaskan kembali makanan tanpa menutupnya di dalam microwave. Hal ini bisa mengakibatkan cipratan yang berantakan di bagian dalam alat dapur tersebut.
Cipratan tersebut tidak hanya membuat pembersihan lebih sulit, tetapi juga dapat memengaruhi kinerja microwave seiring waktu jika residu menumpuk.
Karena itu, selalu gunakan penutup makanan yang aman untuk microwave, penutup berventilasi, atau bahkan tisu dapur yang aman untuk microwave demi memerangkap uap air. Dengan begitu juga, makanan akan hangat lebih merata.
3. Tidak mengaduk makanan
Microwave faktanya cenderung 'memasak' makanan secara tidak merata. Kamu disarankan mengaduk makanan di tengah proses masak agar matangnya merata, terutama untuk hidangan seperti sup, saus, dan makanan bayi.
Untuk meningkatkan proses pemanasan, hentikan microwave di tengah waktu memasak dan aduk atau putar makanan yang sedang dimasak.
4. Memanaskan makanan terlalu lama
Membiarkan makanan di dalam microwave terlalu lama dapat membuatnya kering, teksturnya rusak, dan bahkan berpotensi gosong.
Menurut para ahli, alih-alih memanaskan makanan dalam waktu lama dengan daya penuh, gunakan interval yang lebih pendek dan periksa suhu di antara siklus pemanasan. Baru ulangi jika memang diperlukan.
5. Tidak membersihkannya secara rutin
Saat microwave kotor, kinerjanya bisa jadi kurang efisien, menimbulkan bau tidak sedap, hingga berisiko menyebabkan infeksi bakteri.
Kamu disarankan rutin membersihkan dan mengecek kualitas microwave secara keseluruhan. Lap bagian dalam secara teratur dengan kain lembap dan deterjen ringan.
Untuk noda membandel, panaskan semangkuk air dengan irisan lemon atau cuka putih selama beberapa menit. Baru gunakan untuk membersihkan noda tersebut.
Halaman 2 dari 2
(adr/adr)