Puan lantas menyoroti kondisi cuaca di sejumlah daerah yang mulai memasuki musim hujan. Ia meminta seluruh stakeholder untuk siaga menghadapi bencana.

"Ini sudah beberapa kali bahkan sering dibicarakan oleh DPR kepada BNPB, bahkan tim dari kami, tim bencana juga sudah menyampaikan hal ini untuk melakukan mitigasi-mitigasi," ungkap Puan.

"Sekarang ini curah hujan cukup keras ataupun sangat tinggi juga efektivitas dari semua bendungan yang ada di Indonesia dan hal-hal lain," sambung mantan Menko PMK tersebut.

Lebih lanjut, Puan menekankan pentingnya memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menghadapi potensi bencana.

"Dan memang koordinasinya harus lebih diperkuat dan antisipasinya juga harus diperkuat dengan gotong royong yang lebih strategis," tegas Puan.

Puan pun menyampaikan keprihatinan dan empati mendalam atas bencana di Solok.

"Tentunya kita semua berduka dan merasa prihatin atas bencana ini. Pemerintah, terutama petugas di lapangan harus bekerja cepat memberi pertolongan kepada warga terdampak," ujarnya.

Puan mengatakan warga yang kehilangan tempat tinggal, mengalami kerusakan harta benda, atau terganggu aktivitas sehari-harinya membutuhkan perhatian dan dukungan nyata.

"Dalam keadaan darurat, kebutuhan utama masyarakat mencakup tempat tinggal sementara, makanan, air bersih, layanan kesehatan, serta dukungan bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas," papar Puan.

Puan juga meminta pemerintah memastikan pendataan korban dan kerusakan dilakukan secara cepat serta akurat. Hingga Selasa siang, pemerintah belum dapat memastikan jumlah korban jiwa maupun kerugian material karena proses pendataan secara riil di lapangan masih berlangsung.

"Data tersebut penting agar bantuan tidak tumpang tindih dan dapat menjangkau warga yang paling membutuhkan," lanjut perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut.

Puan mendorong pemerintah menyampaikan perkembangan penanganan, termasuk jumlah warga terdampak yang telah menerima bantuan, kebutuhan yang belum terpenuhi, serta kendala distribusi di lapangan.

"Pastikan setiap kebutuhan korban atau warga terdampak dapat terpenuhi. Baik mereka yang mengungsi di tempat-tempat yang telah disiapkan pemerintah, maupun yang melakukan pengungsian mandiri," tutup Puan.