Sungailiat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung optimis target produksi padi di daerah itu mampu mencapai target meskipun dalam kondisi musim kemarau.
"Kami optimis target produksi padi hasil panen petani yang ditetapkan mencapai 11.000 ton gabah mampu tercapai," kata Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka, M Imran di Sungailiat, Sabtu.
Untuk mencapai target produksi padi itu kata dia, pihaknya melakukan upaya optimalisasi mulai dari pendampingan petani oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), menyaluran pupuk dan memfasilitasi pemenuhan kebutuhan air untuk pertanian dengan menyalurkan bantuan mesin pompa air ke petani.
Dia mengakui, meskipun optimis target produksi panen padi mampu dipenuhi oleh petani, namun musim kemarau panjang seperti sekarang tetap berdampak terhadap pengolahan area sawah karena kurang dapat maksimal memenuhi kebutuhan air meskipun petani sudah berupaya mengisi air di area sawah dengan sistem dengan bantuan pompa.
"Target yang kami tetapkan sebanyak 11.000 ton gabah dari ratusan hektare sawah yang digarap petani, lebih rendah dibanding target produksi saat kondisi normal yang mencapai 12.000 ton produksi padi," kata M Imran.
Menurut dia, kemampuan produksi padi hasil panen padi akan membantu memperkuat ketahanan pangan lokal. Sebab kebutuhan beras masyarakat di Kabupaten Bangka masih menggantungkan pasokan beras dari luar pulau Bangka.
"Meskipun produksi padi petani belum memenuhi kebutuhan beras masyarakat di Kabupaten Bangka, namun setidaknya membantu memenuhi kebutuhan beras keluarga petani," kata dia.
Pengembangan sektor pertanian persawahan, kata dia, menjadi perhatian serius pemerintah agar persawahan terus berkembang lebih luas setiap tahun.
Pewarta: Kasmono
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.