Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:06 WIB
Jakarta, VIVA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan masih menemukan truk tambang dan perkebunan yang mengantre untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kalimantan. Padahal, BBM subsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak, bukan untuk memenuhi kebutuhan operasional industri.
Baca Juga
Temuan tersebut disampaikan Bahlil setelah melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan beberapa waktu lalu. Ia melihat langsung kendaraan bertonase besar yang digunakan untuk kegiatan pertambangan dan perkebunan masih mengantre untuk mendapatkan BBM bersubsidi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Contoh, tronton. Di Kalimantan kan saya kemarin dari sana. Mobil-mobil yang untuk tambang, sebagian untuk kebun, itu masih ada sebagian yang mengantri untuk mengambil BBM subsidi, ya," ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2026.
Baca Juga
Bahlil menegaskan, kendaraan operasional industri yang tidak berhak seharusnya tidak menggunakan BBM bersubsidi. Pemerintah pun terus memantau penyaluran BBM agar subsidi energi tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Bahlil Soroti Truk Industri yang Masih Menggunakan BBM Subsidi
Baca Juga
Bahlil mengatakan, penggunaan BBM subsidi oleh kendaraan industri masih menjadi persoalan yang perlu ditangani. Menurut dia, kendaraan yang digunakan untuk mendukung kegiatan pertambangan maupun perkebunan seharusnya tidak mengambil BBM bersubsidi apabila tidak termasuk kelompok penerima yang berhak.
"Di darat kan banyak juga yang mobil-mobil yang seharusnya tidak boleh ngambil BBM subsidi itu dipakai," kata Bahlil.
Pemerintah menegaskan bahwa penyaluran BBM bersubsidi harus tepat sasaran. Penggunaan BBM subsidi oleh kendaraan yang tidak berhak berpotensi mengurangi ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat yang memang membutuhkan dukungan subsidi energi.
Karena itu, temuan kendaraan industri yang masih mengantre untuk mendapatkan BBM subsidi menjadi perhatian Kementerian ESDM. Pengawasan diperlukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai peruntukannya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kementerian ESDM Pantau Penyaluran BBM Subsidi
Bahlil menyampaikan, Kementerian ESDM bersama para pemangku kepentingan terkait terus melakukan pemantauan terhadap penyaluran BBM bersubsidi. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan oleh pihak yang tidak memiliki hak untuk mengakses bahan bakar bersubsidi.
Halaman Selanjutnya
Pengawasan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga agar subsidi energi dapat dinikmati oleh kelompok masyarakat yang menjadi sasaran kebijakan.