Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggencarkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) bagi siswa jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), guna mencegah dan menekan stunting di daerah itu.

"Kami mengajak orang tua untuk membiasakan anaknya mengonsumsi ikan sebagai bagian dari menu keluarga," kata Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi Kepulauan Babel Noni Hidayat Arsani di PAUD Air Mawar Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan kegiatan kampanye Gemarikan bertemakan “Protein Ikan untuk Generasi Emas 2045” sebagai langkah Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam meningkatkan pemenuhan protein hewani bagi anak usia dini, ibu hamil dan bayi di Bawah dua tahun untuk mencegah stunting.

"Pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas dapat dimulai dari lingkungan keluarga. Oleh karena itu, orang tua memiliki peran penting dalam memastikan anak memperoleh asupan gizi yang cukup dan berimbang," ujarnya.

Ia menyatakan berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Bangka Belitung mencapai 20,1 persen. Berdasarkan angka tersebut, ada satu dari lima anak yang mengalami stunting di daerah ini.

“Ikan ini mengandung protein yang tinggi, omega-3, omega-6, vitamin D, serta berbagai mineral penting lainnya yang berperan besar dalam perkembangan otak dan pertumbuhan tinggi badan anak, sehingga dapat mencegah anak stunting," katanya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulauan Babel Yopi Wijaya mengatakan Gemarikan merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan konsumsi ikan sekaligus mendukung pencegahan stunting dan gizi buruk.

“Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus menggalakkan program intervensi spesifik penanganan stunting melalui Gerakan Makan Ikan atau Gemarikan,” katanya.

Ia mengatakan intervensi ini dilakukan melalui penyaluran paket makanan olahan berbasis ikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Program ini berfokus pada pemenuhan protein bagi kelompok rentan, sekaligus mendorong orang tua lebih memperhatikan kebutuhan gizi seimbang anak dengan menjadikan ikan sebagai menu utama keluarganya," katanya.

Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.