Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:06 WIB
VIVA – Persib Bandung dihantam masalah baru. Maung Bandung kembali dijatuhi sanksi FIFA Registration Ban setelah federasi sepak bola dunia tersebut melarang klub mendaftarkan pemain baru.
Baca Juga
Sanksi itu berlaku sejak Senin, 10 Agustus 2026. Persib disebut terkena hukuman akibat sengketa kompensasi dan hak finansial dengan mantan pelatihnya, Robert Rene Alberts.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Berdasarkan keputusan tersebut, Persib dilarang melakukan pendaftaran pemain baru selama tiga periode jendela transfer.
Baca Juga
Meski demikian, hukuman tersebut masih bisa dicabut sebelum tiga periode berakhir. Syaratnya, Persib harus menyelesaikan seluruh kewajiban pembayaran dan kompensasi yang menjadi sengketa dengan Robert.
Masalah ini bermula dari perpisahan Persib dengan Robert Rene Alberts pada 10 Agustus 2022.
Baca Juga
Robert sebelumnya ditunjuk sebagai pelatih Persib pada Mei 2019. Namun, kerja sama keduanya harus berakhir lebih cepat dari masa kontrak yang seharusnya berlangsung hingga 2025.
Pemutusan kontrak di tengah jalan kemudian menyisakan persoalan terkait hak dan kompensasi Robert.
Sengketa tersebut tidak kunjung menemukan penyelesaian hingga akhirnya dibawa ke FIFA. Proses tersebut kemudian berujung pada hukuman registration ban untuk Persib.
Sanksi terbaru ini menjadi pukulan kedua bagi Persib sepanjang 2026. Sebelumnya, pada Mei 2026, Maung Bandung juga sempat mendapatkan hukuman serupa dari FIFA akibat sengketa pemutusan kontrak dengan pemain asal Filipina, Daisuke Sato.
Namun, persoalan tersebut akhirnya diselesaikan. Persib memenuhi kewajiban pembayaran kompensasi kepada Daisuke Sato sehingga FIFA mencabut registration ban yang diberikan kepada klub.
Kini Persib kembali menghadapi persoalan serupa. Perbedaannya, kali ini sengketa melibatkan mantan pelatih yang pernah membawa Maung Bandung bersaing di papan atas sepak bola Indonesia.
Sanksi tersebut tentu menjadi perhatian Persib karena klub tengah bersiap menghadapi musim 2026/2027 dengan agenda yang padat.
Selain kompetisi domestik, Persib juga dijadwalkan tampil di kompetisi Asia. Kondisi tersebut membuat kedalaman skuad menjadi salah satu faktor penting bagi Maung Bandung.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Manajemen Persib belum mengambil langkah lebih jauh terkait hukuman tersebut. Dalam pernyataan resminya, Persib menyebut akan mempelajari secara mendalam salinan keputusan FIFA sebelum menentukan langkah selanjutnya.
Klub akan menelaah keputusan tersebut, termasuk kemungkinan langkah administratif maupun hukum yang dapat ditempuh. Persib juga masih memiliki peluang untuk mengakhiri sanksi lebih cepat apabila seluruh kewajiban yang menjadi dasar hukuman dapat diselesaikan.
Halaman Selanjutnya
Dengan demikian, masa depan sanksi FIFA terhadap Persib kini bergantung pada penyelesaian sengketa dengan Robert Rene Alberts. Bagi Maung Bandung, persoalan ini menjadi ujian baru di tengah persiapan menghadapi musim kompetisi yang semakin berat.