Jakarta, VIVA – Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap fakta baru di balik dugaan penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya, yang terjadi di Restoran Saung Kita, Mangga Besar, Jakarta Pusat, pada Senin 13 Juli sekitar pukul 19.45 WIB.
Baca Juga
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra mengungkapkan, saat ini pihaknya masih mendalami motif insiden tersebut. Namun sejauh ini, belum ada soal permintaan tebusan ke pihak keluarga.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Untuk motif sendiri, kita masih belum bisa pastikan. Masih ada beberapa motif yang kami pertimbangkan. Namun, sampai saat ini belum ada informasi terkait permintaan uang tebusan dan sebagaimananya,” kata Roby, kepada wartawan, Rabu 22 Juli 2026.
Baca Juga
Jesslyn Wijaya
Photo :
- Istimewa
Lebih lanjut, Roby menyebutkan bahwa di lokasi tersebut tidak ditemukan CCTV yang mengarah ke tempat kejadian korban diduga diculik. Tetapi, saksi di lokasi mengakui dan melihat adanya kejadian tersebut.
Baca Juga
“Untuk CCTV di lokasi, kebetulan tidak ditemukan CCTV yang mengarah ataupun merekam kejadian tersebut. Namun, keterangan saksi-saksi yang ada di lokasi memang menyampaikan ada kejadian tersebut,” terang Roby.
Sementara itu, Roby menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk ayah korban.
“Sampai saat ini, kami masih mengundang kedua orang tersebut, termasuk ayahnya, untuk memberikan keterangan terkait peristiwa ini kepada petugas Polres Metro Jakarta Pusat,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Polres Metro Jakarta Pusat masih mengusut dugaan penculikan atlet golf Jesslyn Wijaya, yang terjadi di Restoran Saung Kita, Mangga Besar, Jakarta Pusat, pada Senin 13 Juli sekitar pukul 19.45 WIB.
Terbaru, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, pelapor telah mencabut laporan yang dilayangkan pada Minggu 19 Juli 2026.
“Perkembangan terbarunya adalah, pada hari Minggu tanggal 19, pelapor datang ke Polres Jakpus untuk mencabut laporan,” kata Roby, kepada wartawan, Selasa 21 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kemudian, Roby menerangkan, dalam hal ini pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan. Sebab, pihaknya belum menemukan titik terang perkara yang terjadi.
“Namun kami dari Polres Jakpus belum menghentikan penyelidikan, karena kita masih belum menemukan keterangan perkara yang sebenarnya terjadi apakah ada perbuatan pidana dalam perbuatan tersebut,” jelasnya.
Halaman Selanjutnya
tvOnenews/A,R Safira