Dian Eko Prasetio

| 21 September 2026, 15:15 WIB

Asian Games: Tim Bulutangkis Indonesia Matangkan Strategi Hadapi Malaysia dan Chinese Taipei di Perempat Final

Pebulutangkis ganda putri Indonesia, Rachel Allesya Rose (paling kanan), dalam sesi latihan bersama rekan setimnya menjelang turun di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Aichi, Jepang, Jumat (18/9/2026). PBSI.

AKURAT.CO, Skuad bulutangkis beregu putra dan putri Indonesia kini mengalihkan fokus penuh menjelang laga krusial babak perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pertandingan penentuan medali Asian Games tersebut dijadwalkan berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Ichinomiya, Jepang, Selasa (22/9/2026).

Sesuai jadwal, tim beregu putri Indonesia bakal tampil lebih awal di sesi pagi menghadapi laga sengit melawan Chinese Taipei. Sementara itu, tim beregu putra akan mendapat ujian berat dari rival bebuyutan, Malaysia, pada sesi sore harinya.

Sektor Putri Solid dan Siap Turunkan Skuad Terbaik di Perempat Final Bulutangkis Asian Games

Pelatih ganda putri Indonesia, Karel Mainaky, memastikan kondisi fisik maupun teknik para srikandi Merah Putih dalam keadaan siap tempur jelang meladeni kekuatan Chinese Taipei.

Baca Juga: Asian Games: Jajal Lapangan Laga, Skuad Bulutangkis Indonesia Mulai Adaptasi Angin dan Cahaya

"Kalau lihat dari kondisi anak-anak tadi di latihan terakhir, baik teknik maupun fisik saya lihat sudah siap untuk menghadapi Chinese Taipei," kata Karel Mainaky.

Karel Mainaky juga menambahkan, kekompakan tim menjadi modal utama skuad putri untuk melangkah jauh. Diskusi intensif antara sektor ganda dan tunggal putri terus dimatangkan demi meracik strategi paling ampuh.

"Kami selalu mengutamakan kesatuan dan kebersamaan. Jadi tadi juga sudah kumpul dengan tim tunggal putri, dengan Coach Imam (Tohari). Semoga ini membawa dampak positif bagi performa anak-anak," tuturnya.

Meski mengakui sektor ganda Chinese Taipei memiliki kekuatan mumpuni, Karel optimistis anak-asuhnya mampu mengamankan poin kemenangan jika tampil tenang dan fokus.

"Pasti yang diturunkan adalah komposisi terbaik. Ganda mereka cukup kuat, tapi dengan persiapan yang anak-anak lakukan, pasangan lawan bukan yang tidak bisa dilewati. Saya ingin mereka praktikkan apa yang sudah didapat di latihan. Main all out, yakin, percaya, sabar, dan tenang," pesan Karel.