AKURAT.CO AS dan Iran kembali meningkat setelah kedua negara saling melancarkan serangan pada Kamis malam hingga Jumat pagi waktu setempat. Di tengah eskalasi tersebut, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa kerusakan kapal yang melintas di Selat Hormuz akibat serangan Iran akan diganti menggunakan aset Iran yang dibekukan oleh pemerintah Amerika Serikat.
Pernyataan Trump muncul ketika militer AS terus menggempur sejumlah target strategis Iran dalam operasi terbaru yang diklaim bertujuan menjaga kebebasan pelayaran di Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi energi paling vital di dunia.
AS Serang Pusat Komando Militer Iran
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan gelombang serangan terbaru berakhir sekitar pukul 21.00 EDT pada Kamis dan berlangsung selama lebih dari dua jam.
Dalam operasi tersebut, militer AS menargetkan berbagai fasilitas strategis Iran, termasuk pusat komando militer, gudang penyimpanan drone, jaringan komunikasi, lokasi pengawasan pantai, serta kemampuan maritim yang digunakan Teheran.
Menurut CENTCOM, operasi itu bertujuan melemahkan kemampuan Iran untuk menyerang kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
"Jalur perairan internasional tetap terbuka meskipun terjadi serangan dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Kapal-kapal komersial masih dapat berlayar dengan dukungan militer Amerika Serikat," demikian pernyataan CENTCOM.
Ledakan Terjadi di Sejumlah Kota Iran
Media pemerintah Iran melaporkan ledakan mengguncang sejumlah wilayah pada Jumat dini hari waktu setempat.
Serangan dilaporkan terjadi di Ahvaz, Bandar Abbas, Omidiyeh, Pulau Qeshm, Andimeshk, hingga Khorramabad.
Pejabat di Bandar Abbas menyebut sedikitnya dua orang mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS
Sebagai respons, militer Iran mengumumkan telah melancarkan serangan balasan menggunakan drone ke pangkalan militer Amerika Serikat di Yordania dan Bahrain.
Pemerintah Bahrain kemudian mengaktifkan sirene peringatan dan meminta seluruh warga tetap tenang serta segera berlindung di lokasi yang aman.
Trump Akan Gunakan Aset Iran yang Dibekukan
Di tengah meningkatnya konflik, Donald Trump mengumumkan bahwa seluruh kerusakan yang dialami kapal akibat aksi Iran di Selat Hormuz akan diganti menggunakan ratusan juta dolar aset Iran yang selama ini dibekukan melalui sanksi Amerika Serikat.