Jakarta -

Panci atau wajan berbahan stainless steel jadi andalan di dapur rumah tangga. Ternyata alat dapur ini memiliki kode angka, seperti 304 dan 316. Apa ya artinya?

Saat memilih alat-alat dapur, kamu sebaiknya mempertimbangkan beberapa hal. Tak hanya soal fungsi dan harga, tapi juga material alat dapur.

Salah satu yang paling populer adalah panci atau wajan berbahan stainless steel. Alat dapur ini disukai karena tahan karat dan korosi. Selain itu, sifatnya sangat awet dan aman dipakai untuk teknik masak menggunakan suhu panas tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, tahukah kamu kalau alat stainless steel di pasaran terdiri dari beberapa jenis? Hal ini dibedakan dari kode nomor, seperti 304 dan 316, yang jamak ditemukan pada alat dapur.

Apa arti kode angka tersebut? Dikutip dari mStar (28/7), netizen Threads bernama Melissa Aliyya menjelaskannya. Ia mengatakan panci stainless steel kode 304 sebenarnya sudah memadai untuk tugas masak harian, tapi kode 316 mengarah pada kualitas yang lebih premium.

Berikut perbedaan panci stainless steel kode 304 dan 316:


1. Stainless steel 304 cocok untuk fungsi harian

Stainless steel 304 adalah salah satu bahan paling umum digunakan untuk peralatan masak. Selain tahan karat dan awet, bahan ini juga cocok untuk berbagai metode memasak sehari-hari, termasuk memasak nasi, membuat sup, dan menggoreng makanan.

Dikutip dari berbagai sumber, komposisi stainless steel 304 biasanya berupa ±18% kromium, ±8% nikel.

Oleh karena itu, mereka yang mencari peralatan masak untuk penggunaan sehari-hari tidak perlu memilih grade yang lebih mahal karena tipe 304 juga dianggap memadai.

2. Stainless steel 316 lebih tahan terhadap korosi

Melissa mengatakan bahwa alat dapur stainless steel kode 316 dapat dianggap sebagai versi yang lebih premium karena mengandung molibdenum.

Kisaran komposisi bahan pembuatannya adalah ±16-18% kromium, ±10-14% nikel, ditambah ±2-3% molibdenum.

Kandungan ini membuatnya lebih tahan terhadap korosi, terutama jika sering digunakan untuk memasak makanan asam seperti hidangan yang mengandung tomat dan cuka.

Bahan ini juga bisa menjadi pilihan bagi individu yang sering menyiapkan hidangan dengan kandungan garam yang lebih tinggi atau ketika alat dapur akan sering terpapar air laut atau udara pantai yang berisiko pada korosi.

Penting juga diketahui, panci stainless steel kode 304 dan 316, sama-sama termasuk food grade bila diproduksi sesuai standar. Keduanya aman digunakan untuk memasak dan menyimpan makanan maupun minuman.

(adr/adr)