Jakarta -

Musibah bisa melanda siapa saja, di mana saja, kapan saja. Kini, pemerintah mulai mewajibkan setiap kendaraan harus memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun sayang, banyak pengendara yang tidak mengetahui, APAR yang bagus itu seperti apa.

Nah buat detikers yang sangat sayang pada kendaraan, disarankan untuk memilih APAR yang memang mampu menekan api di sela-sela mesin, dan tidak membuat sparepart lain yang terkena cairan APAR rusak atau korosi. Seperti APAR Racing Fire Killer (RFK), alat pemadam api kendaraan modern. Dikutip dari siaran resminya, APAR ini diklaim mampu menjaga sparepart dan tidak menyebabkan korosi pada sparepart yang terkena cairan.

Dijelaskannya, sebagian besar kebakaran kendaraan tidak terjadi di area yang mudah dijangkau, melainkan muncul di balik intake manifold, di sekitar turbocharger, di sela-sela wiring harness, di belakang firewall, maupun di bawah dashboard.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

CEO RFK, Willy Hadiwijaya mengatakan, melalui Heat Seeking Technology, Racing Fire Killer memanfaatkan media pemadam Hartindo AF11E, liquefied clean agent dengan titik didih sekitar 24°C. Saat dilepaskan, media berubah menjadi gas dan menyebar memenuhi ruang di sekitar sumber api hingga memasuki celah-celah sempit di dalam engine bay.

Kemampuan tersebut, klaim Willy, telah dibuktikan melalui keberhasilan Hartindo AF11E melewati Baffled Fire Test, pengujian yang mensimulasikan kondisi kebakaran pada area terhalang. Untuk itu APAR khusus ini sangat cocok untuk mobil modifikasi terlebih mobil pada standar.

Pilihlah APAR yang memang mampu menekan api di sela-sela mesin, dan tidak membuat sparepart lain yang terkena cairan APAR rusak atau korosi.Pilihlah APAR yang memang mampu menekan api di sela-sela mesin, dan tidak membuat sparepart lain yang terkena cairan APAR rusak atau korosi. Foto: dok. APAR Racing Fire Killer (RFK)

"Performa kendaraan dan standar modifikasi di Indonesia terus meningkat pesat. Karena itu, perlengkapan keselamatan di dalam mobil juga harus berkembang. Racing Fire Killer hadir untuk memberikan pilihan baru bagi pemilik kendaraan yang menginginkan perlindungan maksimal tanpa mengorbankan komponen penting kendaraan," ujar CEO RFK, Willy Hadiwijaya.

Selain itu, berbeda dengan media pemadam berbasis dry chemical powder yang memicu korosi dan merusak komponen, Hartindo AF11E merupakan clean agent yang bersifat non-konduktif dan non-toxic.

Keunggulan non-konduktif ini memastikan sistem kelistrikan sensitif seperti ECU, sensor, relay, hingga fuse box aman dari risiko korsleting dan kerusakan lanjutan. Di saat yang sama, sifat non-toxic-nya menjamin tidak ada residu kimia beracun yang tertinggal pasca pemadaman, sebuah poin krusial agar pengguna terhindar dari paparan zat berbahaya yang dapat mengancam kesehatan saat berada di dalam ruang terbatas.

Untuk memenuhi kebutuhan berbagai jenis kendaraan, Racing Fire Killer hadir dalam tiga pilihan utama:

RFK 1 KG: Solusi perlindungan ringkas dan praktis untuk penggunaan harian serta performance car, sports car, classic car, hingga luxury car. Dilengkapi Heat Seeking Technology dan Clean Agent tanpa residu, varian ini dibanderol Rp 5.000.000.

RFK 2 KG: Kapasitas lebih besar dengan waktu discharge lebih lama untuk kendaraan berisiko tinggi seperti kegiatan track day, drag racing, drift, rally, maupun off-road. Varian ini tersedia dengan harga Rp 7.250.000.

RFK 4 KG Suppression System: Sistem pemadam api otomatis permanen dengan nozzle terpasang langsung di area berisiko tinggi (engine bay atau kabin) untuk respons cepat pada mobil kompetisi balap. Informasi harga varian ini akan diumumkan secara resmi dalam waktu dekat.

Sebagai informasi tambahan saat ini Racing Fire Killer (RFK) menjadi Co-Sponsor Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 yang akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 di ICE BSD City.

(lth/rgr)