Baca Juga: Tertemper Artinya Apa? Ini Istilah yang Sering Muncul dalam Kecelakaan Kereta
Apa Itu Kartu Kredit Indonesia?
Kartu Kredit Indonesia adalah skema pembayaran kredit domestik yang dikembangkan untuk mendukung transaksi di dalam negeri dengan memanfaatkan infrastruktur sistem pembayaran nasional.
Berbeda dari kartu kredit internasional yang menggunakan jaringan pembayaran global, KKI dirancang sebagai alternatif instrumen pembayaran tunda yang terintegrasi dengan ekosistem pembayaran domestik.
Bank Indonesia menyebut kehadiran KKI dapat memberikan alternatif fasilitas kredit yang lebih efisien dan terintegrasi, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha untuk masuk ke ekosistem ekonomi digital.
Mengapa Bank Indonesia Meluncurkan KKI Ritel?
Peluncuran KKI ritel menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia memperkuat sistem pembayaran nasional. Instrumen ini juga diharapkan dapat memberikan pilihan pembayaran kredit bagi masyarakat di tengah perkembangan transaksi digital.
Pejabat Sementara Gubernur BI Destry Damayanti menyampaikan bahwa kehadiran KKI ritel merupakan salah satu bentuk penguatan kedaulatan sistem pembayaran Indonesia.
KKI juga diharapkan dapat menjadi instrumen yang mendukung daya beli masyarakat serta memberikan alternatif pembayaran bagi pelaku usaha dan konsumen.
Dengan semakin banyaknya transaksi digital, keberadaan skema pembayaran kredit domestik dinilai dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan pembayaran berbasis kredit dalam ekosistem nasional.
Baca Juga: KRL Bogor-Jakarta Terganggu, Cek Rute Alternatif Depok ke Stasiun Tebet
Siapa yang Bisa Menggunakan KKI?
KKI ritel ditujukan untuk pengguna individu dan korporasi. Pengembangannya juga diarahkan untuk menjangkau masyarakat yang aktif menggunakan transaksi nontunai, termasuk generasi muda.
Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Ryan Rizaldy mengatakan generasi Z dan milenial menjadi salah satu kelompok yang berpotensi menggunakan sumber dana kredit melalui skema KKI ritel.
Dengan sasaran tersebut, KKI diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan pembayaran kredit yang sesuai dengan kebiasaan transaksi digital masyarakat saat ini.
Bagaimana Cara Menggunakan Kartu Kredit Indonesia?
Pada tahap awal, KKI ritel digunakan dalam bentuk kartu digital. Instrumen tersebut dapat digunakan untuk melakukan transaksi melalui QRIS.
Pengguna dapat melakukan transaksi dengan dua metode, yaitu QRIS pindai atau scan dan QRIS nirsentuh atau tap. Artinya, KKI pada tahap awal tidak langsung hadir dalam bentuk kartu fisik seperti kartu kredit pada umumnya.
Pengembangan fitur KKI akan dilakukan secara bertahap. Setelah mendukung transaksi QRIS, layanan tersebut direncanakan berkembang untuk pembayaran daring atau online payment dan selanjutnya menuju penerbitan kartu fisik.
Apa Bedanya KKI dengan Kartu Kredit Biasa?
Perbedaan utama KKI dengan kartu kredit yang selama ini dikenal masyarakat terletak pada skema jaringan pembayarannya.
KKI dikembangkan sebagai instrumen pembayaran tunda domestik yang terintegrasi dengan infrastruktur sistem pembayaran Indonesia. Sementara itu, kartu kredit konvensional pada umumnya dapat menggunakan jaringan pembayaran internasional, tergantung penerbit dan jenis kartunya.
Selain itu, KKI pada tahap awal lebih menitikberatkan pada transaksi digital melalui QRIS. Adapun fitur dan bentuk fisiknya masih dikembangkan secara bertahap.
Karena itu, KKI bukan sekadar kartu kredit baru, tetapi bagian dari pengembangan ekosistem pembayaran domestik yang dirancang agar semakin terintegrasi dengan sistem pembayaran nasional.
Baca Juga: Mantan Menag Lukman Hakim Minta NU Jaga Jarak dari Politik Jelang Muktamar
Bank Apa Saja yang Menerbitkan KKI Ritel?
Pada peluncuran perdana, sejumlah Penyelenggara Jasa Pembayaran atau PJP terlibat dalam implementasi KKI ritel.
Bank yang disebut dalam tahap awal antara lain BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Permata Bank, Bank Mega, serta Bank Syariah Indonesia atau BSI untuk skema pembiayaan syariah.
Keterlibatan sejumlah bank tersebut menjadi bagian dari tahap awal pengembangan KKI ritel di Indonesia.
Sebelum diperluas ke segmen ritel, KKI telah digunakan untuk kebutuhan pemerintah.
KKI segmen pemerintah diperuntukkan bagi satuan kerja pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya untuk mendukung transaksi belanja pemerintah.
Dengan peluncuran KKI ritel, penggunaan skema tersebut diperluas sehingga dapat menjangkau individu dan korporasi dalam transaksi domestik.
Apa Tujuan KKI bagi Sistem Pembayaran Indonesia?
Kehadiran KKI memiliki beberapa tujuan dalam pengembangan sistem pembayaran nasional. Salah satunya adalah menyediakan alternatif pembayaran kredit domestik yang terintegrasi dengan infrastruktur nasional.
Selain itu, KKI diharapkan dapat membantu memperluas ekosistem transaksi digital bagi pelaku usaha. Semakin luas penerapannya, semakin banyak pula aktivitas transaksi domestik yang dapat terhubung dengan ekosistem pembayaran nasional.
Bagi masyarakat, KKI memberikan pilihan baru untuk melakukan transaksi menggunakan sumber dana kredit, terutama melalui kanal digital seperti QRIS.
Apakah KKI Sudah Bisa Digunakan untuk Semua Transaksi?
Belum seluruh fitur KKI tersedia pada tahap awal peluncurannya. Implementasi KKI dilakukan secara bertahap. Pada tahap perdana, fokus penggunaannya adalah transaksi QRIS melalui metode scan dan tap.
Setelah itu, pengembangan diarahkan ke pembayaran daring dan penerbitan kartu fisik.
Dengan demikian, masyarakat perlu melihat fitur yang tersedia dari masing-masing bank atau PJP yang menerbitkan KKI sebelum menggunakannya.
Baca Juga: Tim Relawan Tanggap Bencana PP AMPG untuk NTT, Mulai Bagi Kebutuhan di Posko Pengungsi Korban Gempa Bumi NTT
FAQ
Kartu Kredit Indonesia bisa digunakan untuk apa?
Pada tahap awal, KKI dapat digunakan untuk transaksi melalui QRIS dengan metode scan maupun tap. Fitur pembayaran daring dan kartu fisik dikembangkan secara bertahap.
Apa perbedaan KKI dengan kartu kredit biasa?
KKI dirancang sebagai instrumen pembayaran kredit domestik yang terintegrasi dengan infrastruktur sistem pembayaran nasional, sedangkan kartu kredit lainnya dapat menggunakan jaringan pembayaran yang berbeda, termasuk jaringan internasional.
Bank apa saja yang menyediakan KKI ritel?
Pada tahap awal peluncuran, KKI ritel melibatkan BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Permata Bank, Bank Mega, dan BSI untuk skema pembiayaan syariah.
Apakah KKI sudah berbentuk kartu fisik?
Pada tahap awal, KKI ritel diterbitkan dalam bentuk kartu digital. Pengembangan menuju pembayaran daring dan kartu fisik dilakukan secara bertahap.