ILUSTRASI. Prudential Syariah Rayakan Milad Ketiga dengan Peningkatan Layanan (Dok/Prudential Syariah)
Reporter: Ade Priyatin | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat antrean haji Indonesia saat ini mencapai 5,6 juta jemaah.
PT Prudential Sharia Life Assurance atau Prudential Syariah melihat itu sebagai peluang besar untuk memperluas pasar perlindungan, khususnya untuk kebutuhan proteksi ibadah ke Tanah Suci.
"Waiting list haji yang mencapai sekitar 5,6 juta jemaah menunjukkan bahwa animo masyarakat Indonesia untuk beribadah ke Tanah Suci tetap sangat tinggi dan di balik antrean yang panjang itu, ada kebutuhan proteksi yang terus berjalan sejak fase persiapan hingga keberangkatan," ujar Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama kepada Kontan, Jumat (21/8/2026).
Baca Juga: BSI Cetak Laba Rp 4,16 Triliun di Semester I-2026, Tumbuh 11,08%
Vivin menambahkan, Indonesia memiliki potensi pasar yang besar untuk mengembangkan ekosistem perlindungan berbasis syariah karena memiliki populasi muslim terbesar di dunia sekaligus sebagai pengirim jemaah terbanyak.
Ditambah, penetrasi asuransi syariah yang masih rendah memberikan ruang pertumbuhan yang masih sangat luas. Apalagi dengan jangka waktu tunggu calon jemaah haji yang relatif panjang bisa jadi kesempatan bagi perusahaan untuk mendampingi mereka dalam proses perencanaan dana sekaligus proteksi diri dan keluarga.
Dari sisi produk, saat ini Prudential Syariah sudah memiliki produk yang relevan untuk nasabah yang ingin menjalani ibadah ke Tanah Suci, baik untuk haji maupun umrah.
Di kanal agensi, ada produk PRUAnugerah Syariah yang merupakan produk perlindungan jiwa yang memberikan manfaat berupa Santunan Meninggal. Totalnya 250% untuk santunan meninggal karena kecelakaan dan 350% santunan asuransi jika meninggal saat periode umrah, haji, maupun idulfitri.
Kemudian di kanal bancassurance BSI ada produk PRUSafar Plan khusus untuk membantu perencanaan biaya perjalanan ibadah haji yang dilengkapi perlindungan jiwa.
Meski kontribusi terhadap portofolio bisnis Prudential Syariah masih kecil, namun produk di segmen perlindungan ibadah ke Tanah Suci tetap menjadi bagian dari strategi diversifikasi produk perusahaan.
Oleh karena itu, fokus Prudential Syariah untuk segmen ini adalah pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus memperluas akses proteksi haji lewat kolaborasi ekosistem seraya menguatkan literasi dan inklusi keuangan syariah.
Selain itu, mereka juga berupaya terus memperkuat optimalisasi distribusi multikanal, baik melalui kanal keagenan maupun bancassurance.
Baca Juga: Asei Sebut Perlindungan Bencana Perlu Diperluas, Seiring Adanya Risiko Gempa & Iklim
Kolaborasi dengan ekosistem syariah juga terus diperkuat melalui kerja sama dengan komunitas dan organisasi muslim, seperti LAZ Al-Azhar, Muhammadiyah, dan NU serta menjangkau generasi muda lewat kerja sama universitas.
Di sisi lain, Prudential Syariah juga terus memantau dinamika global sekaligus menerapkan pengelolaan secara prudent dan terukur. Strategi itu diterapkan untuk mengoptimalkan perlindungan sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Tag