Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:18 WIB
Jakarta, VIVA – Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bali dalam beberapa hari terakhir. Kepolisian meningkatkan pengaturan lalu lintas di lokasi antrean, sementara Pertamina menambah pasokan bahan bakar minyak (BBM) setelah kapal tanker tiba di Denpasar.
Baca Juga
Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Pol. Ariasandy mengatakan, personel kepolisian ditempatkan di sejumlah SPBU untuk mengatur antrean kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut dia, penempatan personel dilakukan secara situasional, terutama di SPBU dengan antrean yang berpotensi mengganggu keamanan dan kelancaran lalu lintas. Petugas juga memantau situasi, memberikan imbauan kepada masyarakat, serta berkoordinasi dengan pengelola SPBU.
Baca Juga
Ariasandy meminta masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Warga juga diminta tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan, tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying), serta tidak terpancing oleh informasi yang belum tentu kebenarannya,” ujarnya, Selasa (13/10/2026).
Baca Juga
Pengendara juga diminta mengikuti arahan petugas dan tidak menggunakan badan jalan sebagai tempat mengantre apabila dapat menghambat lalu lintas. Polda Bali menyatakan akan berkoordinasi dengan Pertamina dan instansi terkait untuk memantau stok serta distribusi BBM.
Kepolisian juga mengingatkan bahwa penimbunan dan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi dapat ditindak sesuai ketentuan hukum.
“Apabila ditemukan indikasi pelanggaran atau tindak pidana, seperti penimbunan maupun penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi, kepolisian akan menindaklanjuti dan menindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Ariasany.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga menyatakan kapal tanker MT Klasogun yang membawa Pertalite dan Biosolar telah bersandar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, pada hari ini. Setelah kedatangan kapal tersebut, penyaluran BBM melalui Terminal BBM Sanggaran dilakukan selama 24 jam.
“Dengan langkah ini, kami berharap proses pemulihan pelayanan BBM kepada masyarakat dapat berlangsung lebih cepat,” kata Area Manager Communication, Relations and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi di Denpasar, Bali.
Halaman Selanjutnya
Pertamina menjadwalkan kedatangan pasokan BBM secara bertahap pada 12, 14, dan 16 Oktober 2026 melalui Terminal BBM Sanggaran di Denpasar dan Terminal BBM Manggis di Kabupaten Karangasem. Total pasokan yang direncanakan mencapai 26.200 kiloliter.