Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:13 WIB
Jakarta, VIVA – Anggota Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra, mengapresiasi massa mahasiswa dan aparat kepolisian yang berhasil menjaga aksi unjuk rasa evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka berlangsung secara aman, damai, dan tertib pada Selasa (20/10/2026).
Baca Juga
Menurut Soedeson, penyampaian aspirasi di muka umum merupakan pilar penting dalam kehidupan bernegara yang sehat, sekaligus hak warga negara yang dijamin oleh konstitusi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Pertama, kita mengapresiasi para demonstran kemarin. Demonstrasi sudah berlangsung dengan baik, aman, damai, dan aspiratif," kata Soedeson di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Baca Juga
Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Papua Tengah ini menegaskan, perbedaan pandangan politik adalah hal yang lumrah. Karena itu, ia menyambut positif kedewasaan para mahasiswa yang menyampaikan tuntutan secara tertib tanpa menimbulkan kericuhan.
"Di dalam negara demokrasi modern, perbedaan pendapat adalah hal yang biasa. Salah satu saluran masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya adalah lewat pernyataan pendapat atau demonstrasi. Karena berjalan lancar dan tertib, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada massa aksi," ujarnya.
Baca Juga
Secara khusus, Soedeson juga melayangkan apresiasi kepada jajaran kepolisian, khususnya Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat, yang dinilainya sukses menerapkan pengamanan persuasif di lapangan.
Ia menilai aparat di lapangan telah menerjemahkan arahan Kapolri agar kepolisian selalu hadir berdampingan secara bersahabat dengan masyarakat, tanpa menggunakan tindakan represif.
"Apresiasi besar kami berikan kepada institusi kepolisian, khususnya Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat. Aparat mengawal dengan humanis, bersahabat, tidak menunjukkan kekerasan," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Soedeson berharap pola pengamanan yang sejuk dan komunikatif ini tidak hanya diterapkan sesaat, melainkan menjadi standar operasional yang ditiru oleh seluruh kepolisian daerah (polda) di Indonesia.
"Ini mohon agar dijadikan contoh oleh polda-polda lain. Tagline bahwa polisi bersama masyarakat harus diimplementasikan secara serius dan konsisten ke bawah," tegas Soedeson.
Bos RNH Travel Umrah yang Buron Ditangkap di Jateng, Ratusan Jemaah Diduga Rugi Rp12 Miliar
Direktur biro perjalanan umrah PT Rizqon Hasana (RNH Travel Umrah) berinisial RH yang masuk daftar pencarian orang (DPO) akhirnya ditangkap oleh polisi.
VIVA.co.id
21 Oktober 2026