Sidoarjo (ANTARA) - Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Haryo Soekartono (BHS) turut merayakan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia bersama dengan ojek dalam jaringan (Ojol) dan tukang becak.

"Kami juga merayakan HUT kemerdekaan RI ini bersama dengan organisasi seperti Pepabri dan juga DHC 45 di Sidoarjo serta sejumlah elemen masyarakat lainnya seperti nelayan, petani yang ada di kabupaten ini," katanya di sela perayaan HUT Ke-81 RI di Sidoarjo, Senin.

Ia mengajak masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi hoaks yang menyudutkan pemerintah.

‎BHS mengatakan, masyarakat perlu memperoleh informasi yang utuh mengenai berbagai program pemerintah agar tidak mudah terpengaruh narasi negatif.

Menurut dia, sejumlah warga yang sebelumnya mendapatkan informasi sepihak akhirnya memahami program pemerintah setelah mendapat penjelasan secara langsung.

‎"Begitu saya sampaikan apa yang sudah dilakukan pemerintah, sekitar 30 sampai 40 persen masyarakat mengatakan baru kali ini mendapatkan penjelasan yang jelas. Mereka menilai apa yang dilakukan pemerintah sudah on the track dan bagus," kata BHS.

‎BHS juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah daerah terhadap organisasi veteran dan organisasi yang selama ini mendampingi pemerintah.

Ia berharap Pemkab Sidoarjo dapat memberikan bantuan operasional karena organisasi tersebut dinilai memiliki peran dalam menjaga semangat perjuangan dan meneruskan nilai-nilai kepahlawanan.

‎"Organisasi seperti DHC 45, Pepabri dan sebagainya merupakan bagian yang banyak mendampingi pemerintah. Saya mengharapkan pemerintah kabupaten memberikan dukungan dan bantuan karena mereka juga bagian dari generasi penerus para veteran perjuangan kemerdekaan," ujarnya.

Perwakilan veteran Sidoarjo Soedjiono mengatakan kegiatan bersama masyarakat menjadi momentum untuk meneruskan perjuangan para pahlawan sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kondisi pemerintahan saat ini.

‎"Sebagai generasi penerus, kita harus melanjutkan perjuangan dan cita-cita para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga. Kami berterima kasih kepada Bapak Bambang Haryo karena mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya berita hoaks," kata Soedjiono.

‎Perwakilan ojek online (ojol) Wahidan menyebut penjelasan BHS juga memberikan pemahaman baru mengenai peluang ojol masuk dalam kategori usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Menurut dia, hal tersebut membuka peluang bagi pengemudi ojol untuk mengakses sejumlah program pembiayaan.

‎"Alhamdulillah kami mendapat pencerahan bahwa ojol sudah masuk UMKM. Jadi teman-teman ojol yang membutuhkan bisa mengajukan subsidi perumahan ataupun KUR melalui perbankan," ujar Wahidan.

Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.