Selasa, 29 September 2026 - 15:17 WIB

VIVA – Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah berhasil membawa pulang medali perak dari nomor perorangan Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hasil tersebut diraih setelah mereka kalah dari pasangan China, Jiang Zhen Bang/Wei Yaxin, di partai final.

Baca Juga

Pertandingan berlangsung di City Municipal Gymnasium, Ichinomiya, Jepang, Selasa 29 September 2026. Amri/Nita harus mengakui keunggulan Jiang/Wei dalam dua gim langsung dengan skor 19-21, 8-21.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Amri/Nita sebenarnya memiliki peluang besar untuk merebut gim pertama. Mereka sempat unggul 19-16 dan hanya membutuhkan dua poin lagi untuk mengamankan gim pembuka. Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan. Jiang/Wei justru menemukan momentum pada fase krusial dan membalikkan keadaan hingga merebut gim pertama 21-19.

Baca Juga

Amri mengakui kegagalan memanfaatkan keunggulan tersebut menjadi titik balik pertandingan. Setelah itu, pasangan China tampil lebih berani mengembangkan permainan.

"Di awal game pertama waktu kita unggul 19-16, itu kita gagal memanfaatkan momentum. Jadi titik balik mereka di situ," kata Amri seusai pertandingan.

Baca Juga

Situasi tersebut berlanjut pada gim kedua. Jiang/Wei bermain dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi dan terus memberikan tekanan kepada pasangan Indonesia.

Amri/Nita kesulitan keluar dari tekanan hingga akhirnya tertinggal jauh. Jiang/Wei menutup gim kedua dengan skor 21-8 sekaligus memastikan medali emas.

Meski gagal membawa pulang emas, pencapaian Amri/Nita tetap menjadi catatan penting. Laju mereka hingga final menjadi salah satu kejutan dari nomor ganda campuran Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Terlebih, medali perak tersebut sudah melampaui target awal yang diberikan pelatih dan PBSI. Amri/Nita sebelumnya hanya dibebani target untuk meraih medali, tanpa menentukan warna medali yang harus dibawa pulang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjalanan Amri/Nita hingga partai puncak tidak terlepas dari kemampuan mereka menjaga komunikasi di lapangan. Amri menyebut komunikasi, rasa saling percaya, dan fokus terhadap setiap poin menjadi bagian penting dalam permainan mereka.

"Kuncinya adalah selalu berkomunikasi satu sama lain. Percaya satu sama lain. Kita fokus poin demi poin," ujar Amri.

Halaman Selanjutnya

Ada pula prinsip yang terus ditanamkan dalam tim bulu tangkis Indonesia selama Asian Games kali ini. Amri menyebut para pemain didorong untuk memiliki mental bertanding dengan keyakinan bahwa setiap pertandingan harus dimaksimalkan.