Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:04 WIB
VIVA – Pasar HP bekas pada 2026 semakin menarik bagi konsumen yang ingin mendapatkan smartphone dengan fitur premium tanpa harus membayar harga perangkat baru. Namun, membeli HP second bukan berarti harus memilih perangkat dengan spesifikasi seadanya.
Baca Juga
Justru, sejumlah fitur yang dulu identik dengan HP kelas atas kini menjadi pertimbangan penting ketika konsumen mencari perangkat bekas. Layar AMOLED, kamera dengan Optical Image Stabilization (OIS), refresh rate tinggi, NFC, konektivitas 5G, hingga dukungan software panjang menjadi beberapa fitur yang masih layak diprioritaskan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Artinya, ketika membeli HP bekas, konsumen tidak harus selalu mengejar flagship. Perangkat kelas menengah dari beberapa generasi sebelumnya pun dapat menawarkan fitur yang masih relevan untuk penggunaan sehari-hari.
Baca Juga
1. Layar AMOLED Masih Jadi Daya Tarik Utama
Layar menjadi salah satu komponen yang paling sering dilihat ketika menggunakan smartphone. Karena itu, AMOLED masih menjadi fitur yang patut dicari pada HP bekas.
Baca Juga
Panel AMOLED menawarkan karakteristik kontras tinggi dan warna yang menarik. Untuk aktivitas seperti menonton video, membaca, membuka media sosial, hingga bermain game, kualitas layar dapat memberikan perbedaan yang cukup terasa.
Ketika membeli unit bekas, calon pembeli sebaiknya tidak hanya memeriksa jenis panel. Kondisi fisik layar juga perlu diperhatikan, termasuk kemungkinan burn-in, dead pixel, perubahan warna, atau masalah pada touchscreen.
2. Refresh Rate 120Hz Bikin HP Terasa Lebih Modern
Setelah AMOLED, refresh rate juga menjadi fitur yang menarik perhatian. Layar 120Hz mampu memberikan animasi dan scrolling yang terasa lebih mulus dibandingkan panel dengan refresh rate lebih rendah. Fitur ini berguna bukan hanya untuk gaming, tetapi juga aktivitas sehari-hari seperti menggulir media sosial dan berpindah menu.
Karena teknologi tersebut sudah tersedia di segmen non-flagship, HP bekas dengan layar 120Hz kini semakin mudah ditemukan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, perlu diperhatikan bahwa refresh rate tinggi tidak otomatis membuat semua game berjalan pada 120 frame per second. Performa chipset dan dukungan game tetap menentukan hasil akhirnya.
3. Kamera OIS Lebih Berguna daripada Sekadar Megapiksel Besar
Halaman Selanjutnya
Kamera dengan resolusi tinggi memang menarik di atas kertas. Namun, untuk pemakaian sehari-hari, keberadaan Optical Image Stabilization atau OIS sering kali lebih berguna.