Senin, 3 Agustus 2026 - 23:40 WIB

BSD City, VIVA – Minat masyarakat terhadap motor listrik di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Selain dipengaruhi faktor biaya operasional yang lebih rendah, pelaku industri menilai ada sejumlah faktor lain yang membuat kendaraan berbasis baterai semakin diterima sebagai moda transportasi harian.

Baca Juga

Chief Marketing Officer Alva, Purbaja Pantja, mengungkapkan sedikitnya ada empat faktor yang mendorong meningkatnya minat masyarakat terhadap motor listrik. Salah satunya adalah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang belakangan menjadi perhatian publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, perubahan harga BBM memang memberikan dampak terhadap industri motor listrik, meski Alva belum menghitung secara spesifik seberapa besar pengaruhnya terhadap peningkatan penjualan.

Baca Juga

"Pada saat ada pembicaraan mengenai harga BBM dan akhirnya BBM non-pertalite mengalami perubahan, sepertinya itu juga memberikan perhatian lebih kepada industri motor listrik. Jadi kalau dibilang ada lonjakan mungkin ada, tapi secara keseluruhan dari awal tahun kami memang sudah mencanangkan target penjualan yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya," ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Senin 3 Agustus 2026..

Faktor kedua adalah semakin luasnya edukasi mengenai kendaraan listrik. Menurut Purbaja, masyarakat kini mulai memahami cara kerja motor listrik, biaya operasional, hingga manfaat yang ditawarkan dibanding kendaraan berbahan bakar minyak.

Baca Juga

Selanjutnya, produsen juga menghadirkan pilihan motor listrik yang semakin beragam. Konsumen kini memiliki lebih banyak alternatif, baik dari sisi harga maupun spesifikasi, sehingga dapat memilih produk sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.

Faktor keempat adalah berkembangnya ekosistem kendaraan listrik. Kehadiran jaringan pengisian daya, layanan purna jual, hingga dukungan penggunaan sehari-hari dinilai membuat masyarakat semakin yakin menggunakan motor listrik sebagai kendaraan utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah tren tersebut, Alva juga membidik pertumbuhan penjualan yang lebih tinggi pada tahun ini. Perusahaan menargetkan volume penjualan motor listrik bisa meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.

"Kalau dilihat 2024 ke 2025 kami ada kenaikan lebih dari 50 persen secara volume. Jadi target kami sebenarnya di tahun ini lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun ini kami berharap bisa mencapai volume yang jumlahnya lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu," tutur Purbaja.

Halaman Selanjutnya

Meski optimistis, Alva mengaku belum memisahkan secara khusus kontribusi masing-masing faktor terhadap peningkatan penjualan. Perusahaan lebih melihat tren penjualan bulanan yang terus menunjukkan pertumbuhan dibandingkan menghitung dampak setiap variabel secara terpisah.