ILUSTRASI. Allo Bank (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)

Reporter: Aura Putri | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) memperkuat dana murah atau Current Account Savings Account (CASA) dan transaksi nasabah di tengah persaingan penghimpunan dana yang masih ketat. Strategi ini ditempuh untuk menjaga efisiensi biaya dana atau cost of fund (CoF).

Digital Strategy Head Allo Bank, Destya D. Pradityo mengatakan, perseroan terus mengoptimalkan funding mix dengan meningkatkan kualitas dan engagement nasabah ritel serta mendorong pertumbuhan dana yang lebih transaksional melalui ekosistem digital Allo Bank.

"Di tengah persaingan penghimpunan dana yang masih cukup ketat, cost of fund perbankan memang masih menjadi salah satu faktor yang perlu dikelola secara cermat," kata Destya kepada Kontan, Selasa (22/9/2026).

Menurutnya, kuatnya aktivitas transaksi nasabah diharapkan dapat meningkatkan kontribusi dana yang lebih granular dan berkelanjutan. Dengan begitu, efisiensi CoF dapat terjaga dalam jangka panjang.

Baca Juga: Allo Bank Genjot CASA Lewat Transaksi Harian, Bidik Funding yang Lebih Sehat

Berdasarkan laporan keuangan bulanan hingga Juli 2026, beban bunga Allo Bank naik 10,86% secara tahunan menjadi Rp 238,85 miliar. Di sisi lain, Allo Bank menawarkan bunga deposito hingga 8% per tahun.

Destya mengatakan, perkembangan bunga deposito ke depan akan bergantung pada kondisi likuiditas, kompetisi penghimpunan dana, kebijakan moneter domestik, serta dinamika suku bunga global.

Bank Indonesia (BI) saat ini mempertahankan BI Rate di level 5,75%. BI dijadwalkan mengumumkan keputusan suku bunga acuan terbaru pada Rabu (23/9/). Pada September 2026, The Fed juga telah menyesuaikan Fed Funds Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,75%-4%.

Baca Juga: Persaingan Dana Makin Ketat, Allo Bank Andalkan Transaksi Digital untuk Jaga CASA

"Kondisi tersebut membuat bank perlu tetap prudent dalam menentukan pricing dana," ujarnya.

Menurut Destya, Allo Bank tidak melihat pricing deposito semata-mata sebagai kompetisi tingkat bunga. Penyesuaian pricing dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan likuiditas, CoF, perilaku nasabah, kondisi pasar, serta kemampuan bank menghasilkan return yang sehat.

"Ke depan, kami akan terus melakukan dynamic pricing sesuai kondisi pasar. Pada saat yang sama, kami juga akan memperkuat funding yang lebih sustainable melalui peningkatan CASA dan aktivitas transaksi nasabah, sehingga pertumbuhan funding tidak hanya bergantung pada deposito berjangka dengan tingkat bunga yang tinggi," jelasnya.

Baca Juga: Allo Bank Sebut Tambahan Dana SAL Beri Ruang Penurunan Cost of Fund Perbankan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag

  • Current Account Saving Account (CASA)