Jakarta (ANTARA) - Penyanyi Ghea Indrawari merilis album studio keduanya bertajuk "Rasi Bintang" di seluruh platform musik digital.
Album musik berisi sembilan lagu itu menghadirkan analogi astronomi dan astrologi rasi bintang sebagai bahasan petunjuk dalam memahami cinta dan segala misterinya, setelah pada album perdana "Berdamai" (2024) fokus membahas tema "self healing" dan "self love".
Meskipun diskografinya lebih didominasi lagu berbahasa Indonesia, Ghea Indrawari dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat, menyatakan bahwa ia juga menghadirkan lirik berbahasa Inggris dalam materi album terbaru melalui beberapa trek yang berjudul "The White Dress", "Twin Flames", dan "Universe Say No".
"Setiap lagunya merepresentasikan emosi yang sering dirasakan Gen Z, namun sulit untuk diungkapkan lewat kata-kata," kata Ghea.
Di album itu, Ghea mengeksplorasi seluruh musikalitasnya dengan warna yang berbeda di setiap lagu untuk merepresentasikan fase emosi dari rasa takjub, takut kehilangan, hingga kehidupan setelah putus cinta.
Tema petunjuk dan rasi bintang juga terwujud pada bagian lirik lagunya, seperti dalam "Universe Say No": Don't they say that every Pisces is perfect for Leo?
Sedangkan, enam lagu lainnya di album itu antara lain berjudul "1000x", "Penyihir", "Payung", "Bertahan Tanya", "Lingkaran", dan "Daun Daun", memperlihatkan sisi baru dari Ghea yang lebih berani, intimate, dan eksploratif.
Lagu terakhir, "Daun Daun", sudah lebih dahulu mengudara sejak 5 Juni 2026.
Seluruh materi lagu dalam album "Rasi Bintang" kini dapat diakses oleh publik secara penuh melalui penyedia layanan streaming musik digital seperti Spotify dan Apple Music.
Pewarta: Abdu Faisal
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.