Banda Aceh (ANTARA) - Provinsi Aceh menawarkan sejumlah proyek strategis dalam pertemuan Indonesia–Malaysia–Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Aceh Business Forum Series 2026 yang berlangsung di Sumatera Utara.
“Sabang memiliki posisi strategis di jalur Andaman–Malaka dan memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai marine hub, termasuk sektor logistik, bunkering, yacht dan cruise,” kata Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) Iskandar Zulkarnaen dalam keterangan diterima di Banda Aceh, Rabu.
Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan kepada seluruh peserta yang hadir, Sabang sebagai strategic maritime gateway yang dapat dimanfatkan untuk sektor perdagangan, logistik, pariwisata dan investasi di kawasan IMT-GT.
“Beragam sektor unggulan tersebut memiliki peluang sangat besar untuk terus dikembangkan,” katanya.
Selanjutnya, Kepala Administrator KEK Arun Lhokseumawe, Denni Ridwan juga ikut memaparkan Arun Lhokseumawe Special Economic Zone (SEZ) sebagai kawasan industri dan energi bagi koridor ekonomi IMT-GT.
Selain itu, para peserta juga mendapat investasi di sektor pariwisata yang ada di Aceh mulai dari Sabang dan Pulau Weh, Banda Aceh, kawasan wisata Gayo, serta destinasi pesisir barat Aceh.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Marwan Nusuf yang juga menjadi pembicara pada IMT-GT Aceh Business Forum Series 2026 mengatakan forum tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi Aceh dan Sumatera Utara dalam mendorong investasi, perdagangan, konektivitas, pariwisata, serta kerja sama ekonomi lintas batas di kawasan IMT-GT.
Menurut dia, kolaborasi semua komponen antara pemerintah daerah, dunia usaha, investor, dan berbagai pemangku kepentingan sangat penting dalam kerangka mengoptimalkan kerja sama IMT-GT.
“Kerja sama regional tidak cukup hanya diwujudkan melalui pertemuan antarpemerintah, tetapi perlu diterjemahkan menjadi kerja sama bisnis, investasi, dan proyek yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut dia, IMT-GT Business Forum 2026 secara khusus dirancang untuk mempertemukan pemilik proyek dengan calon investor dan mitra strategis dari tiga negara. Forum tersebut juga menjadi ruang bagi Aceh untuk menyampaikan secara langsung berbagai peluang investasi kepada peserta dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara Pemerintah Aceh melalui DPMPTSP Aceh bersama DPMPTSP Provinsi Sumatera Utara, dengan dukungan Coordinating Ministry for Economic Affairs (Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian) dan Centre for IMT-GT Subregional Cooperation (CIMT).
Baca: USK bahas perencanaan strategis IMT-GT Varsity Council
Pewarta: M Ifdhal
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.