Penelitian baru yang melibatkan 250 pemimpin senior ini mengidentifikasi empat perilaku perusahaan yang menghasilkan keunggulan kinerja 3,4 kali lipat dibandingkan perusahaan yang bekerja secara silo

Itasca, Ill.--(ANTARA/Business Wire)-- Accertify adalah penyedia terkemuka dalam hal pengambilan keputusan untuk pencegahan penipuan. Melalui platform Predictive Yes, Accertify membantu merchant menyetujui lebih banyak pelanggan yang sah sehingga dapat meningkatkan penjualan dan pertumbuhan bisnis. Hari ini, Accertify merilis The Convergence Dividend: Quantifying What Fraud-Cyber Convergence Actually Delivers, sebuah penelitian eksklusif dan penting yang dilakukan bersama Liminal. Penelitian yang melibatkan 250 pemimpin di bidang pencegahan penipuan, risiko, dan keamanan setingkat Direktur atau lebih tinggi di sektor Ritel/e-Commerce, Pariwisata, Restoran/Layanan Cepat Saji, Hiburan & Media, dan Marketplace ini merupakan bukti empiris berskala besar yang pertama bahwa integrasi pencegahan penipuan dan keamanan siber menghasilkan kinerja bisnis yang lebih baik. Ini juga penelitian pertama yang mengidentifikasi berbagai perilaku tertentu yang membedakan perusahaan dengan kinerja terbaik dibanding perusahaan lainnya.

Meskipun integrasi pencegahan penipuan dan keamanan siber diakui sebagai prioritas oleh hampir seluruh responden (94%), penelitian ini mendapati banyak perusahaan belum memiliki kerangka kerja yang jelas untuk menerapkannya secara efektif dalam operasional. Untuk mengidentifikasi praktik-praktik yang menghasilkan kinerja terbaik, Accertify dan Liminal menganalisis perilaku perusahaan dengan menggunakan metrik kinerja "Precise Yes" untuk mengukur seberapa tepat merchant memberikan persetujuan kepada pelanggannya, yang didefinisikan sebagai nilai transaksi yang disetujui dalam dolar A.S. untuk setiap AS$1 pembatalan transaksi akibat penipuan.

Hasil analisis tersebut menghasilkan model kematangan yang terdiri atas empat pilar untuk mengidentifikasi karakteristik operasional yang paling erat kaitannya dengan keberhasilan integrasi pencegahan penipuan dan keamanan siber:

  • Berbagi Penanganan Dua Jenis Ancaman/Kasus Penggunaan atau Lebih: Tim pencegahan penipuan dan tim keamanan siber berbagi tanggung jawab atas setidaknya dua jenis ancaman tertentu
  • Berbagi Data Melalui Platform Bersama: Data pencegahan penipuan dan keamanan siber diintegrasikan ke satu alur data bersama, sehingga memberikan tampilan terpadu mengenai pelanggan di seluruh siklus hidupnya
  • Pembahasan Rutin di Tingkat Dewan Direksi: Isu penipuan menjadi agenda rutin dalam rapat dewan direksi
  • Integrasi Struktur: Tim pencegahan penipuan dan keamanan siber resmi disatukan dalam struktur yang sama di perusahaan

Perusahaan yang menerapkan empat pilar tersebut mencapai rata-rata Precise Yes Score sebesar AS$1.540 nilai transaksi yang disetujui untuk setiap AS$1 kerugian akibat penipuan, dibandingkan AS$456 untuk perusahaan yang masih dijalankan secara silo - selisihnya 3,4 kali lipat. Keunggulan dalam hal ketepatan pengambilan keputusan terutama didorong oleh penurunan tingkat pembatalan transaksi akibat penipuan: perusahaan yang paling unggul mencatat tingkat pembatalan transaksi akibat penipuan 62% lebih rendah dibandingkan perusahaan yang belum mulai menerapkan integrasi pencegahan penipuan dan keamanan siber.

Penelitian ini juga menemukan bahwa urutan penerapan keempat pilar berperan penting bagi perusahaan. Perusahaan yang merombak tim pencegahan penipuan dan keamanan siber sebelum menetapkan data bersama, kepemilikan, dan kerja sama operasional mencapai kinerja lebih buruk dibandingkan perusahaan yang mempertahankan tim yang terpisah. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan integrasi dimulai dari alur kerja dan intelijen bersama, bukan dengan perubahan struktur perusahaan.

"Satu temuan yang paling menonjol: perusahaan mencapai kinerja lebih baik bila meningkatkan cara tim pencegahan penipuan dan keamanan siber berbagi data," kata Maryling Yu, Chief Marketing Officer di Accertify. "Dengan menyediakan visibilitas bersama terhadap berbagai sinyal di sepanjang siklus hidup pelanggan, kedua tim mendapatkan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai risiko. Hal ini membantu mereka menyetujui lebih banyak pelanggan yang sah dengan lebih percaya diri, mengurangi hambatan yang tidak perlu, dan mendorong hasil bisnis yang lebih kuat."

"Menurut data tersebut, yang menentukan adalah perilaku operasional dan bukan struktur perusahaan," kata Filip Verley, Chief Innovation Officer di Liminal. "Tidak perlu perombakan anggaran maupun reorganisasi. Perlu dua tim memutuskan untuk menangani permasalahan yang sama, lalu membangun kebiasaan yang membuat kerja sama tersebut tetap langgeng. Artinya, setiap perusahaan yang menerapkan integrasi akan berpeluang mencapai tingkat kinerja tertinggi."

Penelitian ini juga menyajikan pandangan yang diperoleh dari perbandingan dengan perusahaan sejenis untuk pertama kalinya mengenai integrasi pencegahan penipuan dan keamanan siber di berbagai industri, dengan perbedaan yang signifikan antar sektor. Misalnya, perusahaan di bidang ritel dan e-Commerce biasanya menunjukkan kinerja terbaik, sedangkan marketplace menghadapi tantangan terbesar untuk menyeimbangkan persetujuan transaksi pelanggan dengan kerugian akibat penipuan. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa 97% perusahaan sedang menuju integrasi. Artinya, perubahan ini didorong oleh kebutuhan operasional daripada arahan pimpinan eksekutif.

The Convergence Dividend: Quantifying What Fraud-Cyber Convergence Actually Delivers dapat diunduh di Accertify.com/2026-report.

Tentang Accertify

Accertify mendukung aktivitas perdagangan dengan keunggulan utamanya: mengidentifikasi penipuan secara akurat. Platform Predictive Yes milik Accertify membantu bisnis memberikan persetujuan kepada lebih banyak transaksi dan pelanggan yang sah, sehingga meningkatkan pendapatan dan mendorong pertumbuhan tanpa meningkatkan risiko kerugian. Selama 12 bulan terakhir, Accertify telah memroses transaksi lebih dari 10 miliar dan transaksi e-commerce senilai lebih dari AS$1 triliun. Accertify menyediakan intelijen dan ketepatan yang dibutuhkan tim pencegahan penipuan dan tim pembayaran untuk menyetujui lebih banyak pelanggan yang sah dengan penuh keyakinan sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis. Pelajari selengkapnya di accertify.com.

Tentang Liminal

Liminal adalah perusahaan intelijen yang dapat ditindaklanjuti, menyediakan intelijen yang terstruktur dan telah diverifikasi oleh para ahli mengenai pasar Identitas, Pencegahan Penipuan, dan Keamanan Siber. Liminal memberikan alternatif yang andal bagi pemimpin perusahaan maupun sistem AI dibandingkan model AI generik yang tidak memadai untuk mendukung pengambilan keputusan berisiko tinggi. Dipercaya oleh Visa, Mastercard, Google, JPMC, dan berbagai platform identitas digital terkemuka di dunia, Liminal didirikan pada tahun 2022 dan berkantor pusat di New York City. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi liminal.co.

Pengumuman ini dianggap sah dan berwenang hanya dalam versi bahasa aslinya. Terjemahan-terjemahan disediakan hanya sebagai alat bantu, dan harus dengan penunjukan ke bahasa asli teksnya, yang adalah satu-satunya versi yang dimaksudkan untuk mempunyai kekuatan hukum.

Contacts

Media
Tylor Tourville
T2 PR
[email protected]

Sumber: Accertify

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.