Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:02 WIB

VIVA – Tim bulutangkis Indonesia tengah menghadapi tantangan besar di Kejuaraan Dunia. Skuad Merah Putih sudah cukup lama tidak merasakan gelar juara dunia dan kondisi tersebut menjadi motivasi untuk mengakhiri penantian pada edisi 2026.

Baca Juga

Indonesia terakhir kali membawa pulang gelar juara dunia pada 2019. Saat itu, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan tampil sebagai juara dunia di nomor ganda putra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, setelah kejayaan tersebut, Indonesia kesulitan kembali menempatkan wakilnya di podium tertinggi.

Baca Juga

Pada 2021, pemain Pelatnas Cipayung tidak ambil bagian. Setelah itu, wakil Indonesia juga belum mampu menjadi juara pada edisi 2022, 2023, 2025, hingga 2026.

Artinya, Indonesia kini sudah menanti selama tujuh tahun untuk kembali memiliki juara dunia. Rentang waktu tersebut menjadi salah satu penantian terpanjang Indonesia sejak Kejuaraan Dunia rutin digelar setiap tahun, kecuali ketika bertepatan dengan Olimpiade.

Baca Juga

Sebelumnya, puasa gelar terpanjang Indonesia terjadi pada periode 2007 hingga 2013.

Ketika itu, Nova Widianto/Liliyana Natsir menjadi juara dunia pada 2007. Indonesia baru kembali merasakan gelar juara dunia pada 2013 melalui Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Kini, peluang untuk mengakhiri puasa gelar kembali terbuka. Indonesia datang dengan sejumlah pemain yang memiliki potensi besar untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia.

Dari jajaran unggulan, perhatian tertuju kepada Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Jonatan Christie.

Fajar/Fikri bahkan membawa modal sangat positif. Mereka baru saja meraih gelar juara di Jepang dan China, dua turnamen terakhir sebelum Kejuaraan Dunia 2026.

Konsistensi tersebut membuat Fajar/Fikri menjadi salah satu tumpuan Indonesia untuk mengakhiri puasa gelar yang sudah berlangsung cukup lama.

Sementara itu, Jonatan Christie juga memiliki pengalaman dan kualitas untuk bersaing di level tertinggi. Status sebagai salah satu unggulan membuat peluang Jonatan untuk melangkah jauh turut menjadi sorotan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain nama-nama unggulan, Indonesia juga memiliki sejumlah wakil yang berpotensi memberikan kejutan.

Ada Putri Kusuma Wardani, Sabar Karyaman/M. Reza Pahlevi, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, hingga Alwi Farhan yang diharapkan mampu melangkah lebih jauh.

Halaman Selanjutnya

Pada Kejuaraan Dunia 2025, Indonesia hanya mampu membawa pulang satu medali perunggu. Medali tersebut dipersembahkan Putri Kusuma Wardani.